Gubernur Usulkan Iswandi Jadi Penjabat Sekda NTB

Iswandi (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Mulai 10 Juni 2019, Sekda NTB, Ir. H. Rosiady H. Sayuti, M. Sc, Ph.D telah beralih menjadi tenaga pendidik atau dosen di Universitas Mataram (Unram). Presiden RI, Ir. H. Joko Widodo telah menandatangani Keppres pemberhentian Sekda NTB pada 20 Mei lalu.

Untuk mengisi kekosongan jabatan Sekda, Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, SE, M. Sc telah menunjuk Asisten I Pemerintahan Setda NTB, Dra. Hj. Baiq Eva Nurcahyaningsih, M. Si sebagai Pelaksana Tugas (Plt) sampai dilantiknya Penjabat Sekda.  Gubernur juga sudah mengajukan Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) NTB, Ir. H. Iswandi, M. Si sebagai Penjabat Sekda NTB ke Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

‘’Kita sudah mengajukan Pak Iswandi sebagai Penjabat Sekda. Mudah-mudahan minggu ini bisa kita lantik,’’ kata gubernur dikonfirmasi usai halal bihalal dengan Pimpinan OPD di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur, Senin, 10 Juni 2019 siang.

Gubernur berharap pelantikan Penjabat Sekda dapat dilakukan pekan ini. Saat ini pengajuan Penjabat Sekda sedang diproses ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Meskipun belum ada pelantikan Penjabat Sekda, gubernur menegaskan tidak terjadi kekosongan jabatan Sekda.

Baca juga:  Penjabat Sekda NTB Fokus Siapkan Peta Jalan Wujudkan NTB Gemilang

‘’Tidak ada kekosongan, karena sudah ada Asisten I kita minta meng-handle tugas-tugas Sekda, Plt Sekda,’’ katanya.

Setelah pelantikan Penjabat Sekda, gubenur mengatakan akan segera dibentuk Panitia Seleksi (Pansel). Pansel ini akan bertugas menjaring tiga nama calon Sekda NTB yang akan diajukan ke Mendagri. Dari tiga calon Sekda yang diusulkan, nantinya akan dipilih salah satu oleh Mendagri menjadi Sekda NTB definitif.

Terkait dengan pengusulan nama Penjabat Sekda NTB, gubernur mengatakan tak ada yang ditutup-tutupi. Ia menyebutkan Kepala Bappenda NTB, Ir. H. Iswandi, M. Si yang diusulkan menjadi Penjabat Sekda NTB. Penjabat Sekda NTB akan menjabat sampai dilantiknya Sekda definitif.

Mengenai kriteria Sekda NTB yang diinginkan ke depan, gubernur mengatakan orang yang bisa mengerti cara berpikir Gubernur dan Wakil Gubernur. Pasalnya, tantangan NTB ke depan cukup berat. Seperti anggaran yang terbatas dan lainnya.

Apakah Gubernur akan mempertimbangkan keterwakilan suku di NTB dalam penentuan Sekda definitif? Dr. Zul mengatakan dirinya akan menyerahkan sepenuhnya kepada Pansel. Apapun hasil Pansel, ia akan menghormati.

Baca juga:  Dilantik Sebagai Sekda, Hasan Basri Pasang Target

‘’Kita ingin Sekda kita juga kompeten. Nanti dipansel itu kelihatan. Saya menghormati hasil Pansel saja,’’ tandasnya.

Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Prof. H. Mohamad Nasir, Ph.D, Ak telah menandatangani surat keputusan No. 15647/M/KP/2019 soal kembalinya Sekda NTB, Ir. H. Rosiady H. Sayuti, M. Sc, Ph.D sebagai tenaga pendidik di Unram. Menindaklanjuti SK Menristekdikti tersebut, Rektor Unram, Prof. Dr. H. Lalu Husni, SH, M.Hum sudah mengeluarkan surat penugasan No. 4135/UN18/KP/2019 pada 31 Mei 2019.

Dalam surat tersebut, ia meminta Rosiady H. Sayuti untuk melaksanakan tugasnya sebagai tenaga pendidik pada Program Studi Sosiologi Universitas Mataram terhitung mulai tanggal 10 Juni 2019. Surat penugasan tersebut ditembuskan ke Irjen Kemenristekdikti, Dekan Fakultas Pertanian Unram, Ketua Prodi Sosiologi Unram dan PNS yang bersangkutan. Di Unram, jabatan Rosiady adalah Lektor Kepala/Dosen pada Prodi Sosiologi Unram. (nas)