Ramadhan Ajarkan Empati Sosial, Gubernur Santunani 1.015 Pasukan Kuning

Gubernur NTB, H. Zulkieflimansyah memberikan santunan berupa uang dan beras 10 kg kepada petugas kebersihan yang berada di Kota Mataram. (Suara NTB/nas)

Mataram (Suara NTB) – Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, SE, M. Sc memberikan santunan kepada 1.015 petugas kebersihan atau pasukan kuning yang sehari-hari membersihkan jalanan di Kota Mataram, Kantor Gubernur dan Islamic Center. Tahun ini, Pemprov mengalokasikan anggaran sebesar Rp580 juta untuk Tunjangan Hari Raya (THR) pasukan kuning.

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, SE, M. Sc dikonfirmasi usai menyerahkan santunan mengatakan Ramadhan mengajarkan tentang empati sosial. Meskipun nilainya tidak besar diharapkan santunan tersebut membantu masyarakat menyiapkan kebutuhan jelang lebaran.

‘’Kadang-kadang  masyarakat kita menjelang Hari Raya Idul Fitri banyak kebutuhan. Alhamdulillah, hari ini kita sedikit bergembira dengan adanya penyerahan santunan lebaran kepada para petugas kebersihan,’’ kata gubernur.

Orang nomor satu di NTB ini mengatakan, santunan yang diberikan mungkin tidak banyak. Tetapi dengan sedikit kontribusi Pemprov diharapkan mampu menghadirkan kebahagiaan bagi para petugas kebersihan jelang lebaran.

Kepala Biro Kesra Setda NTB, Ahmad Mashuri, SH merincikan 1.015 petugas kebersihan yang mendapatkan santunan dari Pemprov NTB. Petugas kebersihan Kota Mataram 667 orang dan petugas kebersihan dan Pamdal Pemprov NTB 230 orang. Selebihnya petugas kebersihan di Islamic Center 118 orang.

Santunan yang diberikan berupa uang Rp521 ribu dan beras 10 Kg. Mashuri menyebutkan total santunan uang yang diberikan sebesr Rp521 juta lebih. Sedangkan untuk santunan beras diambilkan dari Bulog, yang merupakan beras Pemprov NTB.

Mashuri mengatakan, untuk bantuan kepada marbot masjid sudah sejak dua tahun terakhir tidak lagi diberikan. Karena keterbatasan keuangan daerah. Diharapkan tahun depan dapat dialokasikan bantuan untuk para marbot masjid. ‘’Insya Allah ke depan kembali marbot juga memperoleh santunan,’’ katanya. (nas)