Inovasi Pelayanan Publik di NTB Masuk Top 99 Nasional

Yusron Hadi (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Inovasi pelayanan publik asal NTB yakni aplikasi pelayanan perlindungan anak dan pemberdayaan perempuan (Simawar) berhasil masuk Top 99 dalam kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Tingkat Nasional. Sistem aplikasi berbasis android ini berasal dari Kabupaten Bima.

‘’Setelah dilakukan proses penjaringan oleh Kementerian PANRB, sistem inovasi pelayanan publik tingkat nasional dari 10 nominator Entebenovik 2018, satu orang berhasil masuk Top 99 nasional. Yaitu aplikasi Simawar dari Kabupaten Bima,’’ ujar Kepala Biro Organisasi Setda NTB, H. Yusron Hadi, ST, MUM dikonfirmasi Suara NTB, Senin, 27 Mei 2019.

Karena berhasil masuk Top 99 nasional, nominator bersama Bupati Bima akan mendapatkan penghargaan di Jakarta. Selain itu, inovasi Simawar juga akan ikut dalam penjaringan 40 besar. Apabila berhasil masuk Top 40 nasional, maka daerah akan mendapatkan dana insentif sebesar Rp9 miliar.

‘’Sebagaimana Kabupaten Sumbawa, salah satu inovasi mereka yang berhasil menembus 40 besar nasional. Kaitan dengan inovasi di Kecamatan Lantung,’’ kata Yusron.

Ia menjelaskan, melalui aplikasi Simawar akan mempermudah kerja di unit pelayanan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Melalui aplikasi itu, petugas bisa melakukan evaluasi, monitoring, mengontrol upaya penanganan perlindungan anak dan pemberdayaan perempuan.

‘’Mudah-udahan masuk Top 40. Karena saya lihat kompetitor yang lain tak jauh beda. Dan kita sudah menyampaikan kepada nominator. Silakan dilakukan modifikasi, perbaikan, penyempurnaan  sebelum penilaian,’’ sarannya. (nas)