Mudik Lebaran, Basarnas Siagakan Personel

Ilustrasi Fasilitas Mudik di Pelabuhan Lembar, Lombok Barat. (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Jelang arus mudik, pelabuhan dan pantai jadi perhatian khusus Basarnas Mataram. Potensi kerawanan, terutama di laut diantisipasi dengan pengerahan personel.

Bentuk antisipasi arus mudik lebaran 2019, dengan menyiagakan personel di tempat tempat strategis tersebut. Sebagai bentuk kesiapan, Senin, 27 Mei 2019 Basarnas  melaksanakan apel gelar pasukan.

Dalam apel itu, selain memastikan kesigapan personel,  juga alat utama (alut) penyelamatan dan kendaraan operasional lainnya. “Apel ini untuk mengecek kesiapsiagaan personel maupun alut untuk pelaksanaan siaga khusus arus mudik lebaran 2019,’’ kata Kepala Basarnas Mataram, I Nyoman Sidakarya, Senin, 27 Mei 2019 kemarin.

Sementara personel yang disiagakan,   sedikitnya  75 orang. Mereka  akan ditempatkan di kantor induk dan disebar di sejumlah pelabuhan. Seperti Pelabuhan  Lembar Lombok Barat, Pelabuhan Bangsal Lombok Utara dan Pelabuhan  Kayangan Lombok Timur, Pelabuhan Poto Tano dan Pelabuhan Sape. Selain pelabuhan, bandara juga dalam pengawasan dan penjagaan.

Seperti Bandara Lombok International Airport  (LIA), Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin Sumbawa dan Bandara Sultan Muhammad Salahuddin Bima. “Objek-objek vital transportasi itu dalam pengawasan dan pengamanan kami,” ujarnya.

Kawasan pantai wisata diperkirakan akan dijejali pengunjung, terutama spot wisata pantai primadona. Hasil identifikasi pihaknya, sejumlah tempat  wisata seperti Kuta Mandalika, Senggigi Lombok Barat,  Kalaki Kabupaten Bima, Lawata Kota Bima, Kolo Kota Bima, termasuk Gili Lampu, Gili Kondo Lombok Timur. Masih banyak pantai lainnya, tapi pembagian tugas nanti dengan cara bergerak, baik menggunakan alut darat maupun laut,’’ ujarnya.

Soal posko khusus, dipastikan Sidakarya tidak disiapkan. Sebab personelnya akan tergabung dalam posko terpadu dengan  atau unsur lain,  baik di bandara maupun di pelabuhan. (ars)