Percepat Pembangunan RTG, Gabungan BUMN Karya Sudah Bangun 1.200 Unit Risha untuk Korban Gempa NTB

Foto bersama Perwakilan BUMN Karya yang membangun Risha untuk korban gempa di Dusun Montong Goak Desa Selebung Kecamatan Batukliang Lombok Tengah. (Suara NTB/nas)

Praya (Suara NTB) – Gabungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan dua BUMD turut membantu percepatan pembangunan rumah tahan gempa (RTG) di NTB. Gabungan BUMN yang turut hadir mempercepat pembangunan RTG di NTB antara lain Waskita Beton Precast, Wika Beton, Abipraya Beton, Nindya Beton, Hutama Karya, Adhi Beton, PP Urban, Varia Usaha Beton dan Jaya Beton Indonesia.

Juru Bicara Gabungan BUMN, Yoyok Christianto (Victor Ary B) menjelaskan kehadiran BUMN untuk membantu percepatan pembangunan rumah warga NTB yang rusak akibat gempa mulai Oktober 2018. Gabungan BUMN (Karya) dan Aplikator Masyarakat sudah membangun RTG jenis Rumah Instan Sederhana Sehat (Risha), Rumah Instan Kayu (Rika), Rumah Instan Konvensional (Riko) dan Rumah Instan Baja (Risba).

Khusus untuk RTG jenis Risha, gabungan BUMN (Karya) telah membangun sebanyak 1.200 unit tersebar di seluruh daerah terdampak gempa di NTB. Yoyok mengatakan saat ini jumlah panel Risha yang siap dipasang sekitar 2000 unit rumah Tipe 36.

Baca juga:  Rp2 Triliun Dana Bantuan Gempa Nganggur

Contoh Risha untuk korban gempa yang sudah selesai dibangun di Dusun Montong Goak Desa Selebung Kecamatan Batukliang Lombok Tengah

Ia menjelaskan keunggulan menggunakan precast dan panel Risha adalah kualitas terjamin bagus dan kuat serta cepat. Selain itu, rumah yang dibangun juga akan tahan terhadap gempa. Pembangunan RTG jenis Risha juga cepat, satu unit T-36 bisa diselesaikan dalam 2 (dua) minggu (Struktur terbangun hanya butuh 3 Hari).

Yoyok mengatakan gabungan BUMN dan BUMD tersebut mengharapkan Gubernur (Pemerintah Daerah NTB Lombok) bisa mengoptimalkan keberadaan mereka di NTB. Untuk mempercepat pembangunan rumah rusak berat, rusak sedang dan rusak ringan di daerah terdampak di NTB.

Yoyok menambahkan gabungan BUMN dan BUMD juga bersinergi dengan aplikator Risha Usaha Kecil dan Menengah (UMKM) yang ada di Lombok. Sinergi itu dimaksudkan untuk mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

Baca juga:  Bantuan Rehab Rumah Ditarik dari Korban Gempa

Ditambahkan, keberadaan BUMN dan BUMD di NTB merupakan arahan dan penugasan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Mereka diminta terjun langsung ke Lombok (NTB) guna membantu percepatan pembangunan RTG di daerah terdampak gempa.

Salah seorang warga Dusun Montong Goak Desa Selebung Kecamatan Batukliang Lombok Tengah, Hardianto bersyukur rumahnya yang rusak akibat gempa kini sudah terbangun kembali. Hardianto memilih RTG jenis Risha karena proses pemasangannya cepat.

Hardianto menyebutkan butuh waktu paling cepat satu minggu, RTG jenis Risha sudah terbangun. Ia menuturkan, untuk pembangunan fondasi sampai pemasangan rangka butuh waktu sekitar tiga hari dengan jumlah tenaga kerja sebanyak 6 orang.
Ia mengatakan rata-rata rumah jenis Risha terbangun sampai dinding atapnya sampai dua minggu. Karena proses pemasangannya cepat, semua masyarakat yang rumahnya rusak di Dusun Montong Goak memilih Risha. (nas/*)