Imbauan Ulama NTB, Teguhkan Ukhuwah Islamiyah dan Ukhuwah Wathaniyah

(Kiri ke kanan) Ketua PWNU NTB Prof Dr TGH Masnun Tahir; Kabinda NTB Tarwo Koesnarno; Rais Syuriah PWNU NTB TGH Lalu Turmudzi Badaruddin; dan Ketua Dewan Mustasyar PB NW TGH Yusuf Makmun memimpin pembacaan imbauan Ulama NTB, Rabu, 15 Mei 2019 dalam Silaturahim Ulama di Mataram. (Suara NTB/why)

Mataram (Suara NTB) – Ulama se-NTB menggelar silaturahim di Mataram. Silaturahim ini untuk mencermati kondisi kekinian jelang penetapan hasil Pemilu 2019. Para ulama NTB mengimbau masyarakat untuk meneguhkan ukhuwah islamiyah dan ukhuwah wathaniyah.

Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) NTB. Prof. Dr. Masnun Tahir memimpin pembacaan imbauan ulama NTB dalam kegiatan yang dirangkai buka bersama, Rabu petang, 15 Mei 2019. Hadir dalam silaturahim ulama tersebut sebanyak 72 ulama dari 10 kabupaten/kota di NTB.

Turut hadir ikut membimbing pembacaan imbauan diantaranya Rais Syuriah PWNU NTB TGH. Lalu Turmudzi Badaruddin, Kepala BIN Daerah NTB H Tarno Koesnarno dan Ketua Dewan Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Wathan, TGH Yusuf Makmun.

TGH. Lalu Turmudzi menegaskan bahwa masyarakat sebaiknya mengikuti ketentuan yang ditetapkan penyelenggara Pemilu 2019. “Apa yang menjadi keputusan KPU itu kita Sami’na Wa Atho’na,” ajaknya.

Baca juga:  Relawan Projo NTB akan Kawal Pelantikan Jokowi

Pengasuh Ponpes Qamarul Huda Bagu Lombok Tengah ini meminta masyarakat NTB untuk bersatu. Dia menolak setiap bentuk tindakan dan ucapan kebencian yang mengganggu persatuan dan kesatuan

Sementara Tarno berharap, kiayi sepuh dan tokoh agama agar mencermati setiap situasi yang berkembang menjelang penetapan hasil Pemilu 2019 pada 22 Mei mendatang. ‘’Antisipasi berita hoaks agar tidak menjadi malapetaka,’’ pesannya.

Imbauan ulama tersebut yakni mendukung terciptanya situasi damai di semua waktu dan tempat khususnya bulan suci Ramadan. Para ulama mengimbau masyarakat untuk selalu menjaga perdamaian, persatuan dan kesatuan, serta menghindari fitnah opini, dan interpretasi terkait situasi saat ini demi menjaga kesucian bulan suci Ramadan dan keutuhan NKRI.

Baca juga:  Evaluasi Pengamanan Pemilu 2019, KPU akan Naikkan Honorarium KPPS

‘’Ke tiga, meneguhkan ukhuwah islamiyah dan ukhuwah wathaniyah untuk mempertahankan edeologi Pancasila dan UUD 1945,’’ kata Masnun yang diikuti para hadirin silaturahim ulama NTB tersebut.

Para ulama NTB juga mengajak para alim ulama, tokoh masyarakat, dan tokoh adat untuk menjaga keutuhan bangsa dan NKRI serta melawan siapapun yang memecah belah umat dan memelopori makar.

Kemudian mendukung kinerja dan keputusan KPU, Bawaslu, dan lembaga resmi terkait Pemilu 2019, serta mempercayakan penanganan berbagai persoalan keamanan dan hukum kepada aparat resmi keamanan dan hukum negara. “Sebagai bentuk ketaatan kepada waliyyul amri,” tutup Masnun. (why)