Raih Dua Penghargaan Nasional, NTB Berjuang Jadi Tuan Rumah Rakornas Kearsipan 2020

Mataram (Suara NTB) – Provinsi NTB meraih dua penghargaan tingkat nasional dalam pengelolaan kearsipan. Penghargaan diperoleh Kabupaten Sumbawa dan Kota Mataram pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kearsipan 2019 di Makassar, Sulawesi Selatan.

Saat ini, NTB sedang berjuang agar dapat menjadi tuan rumah pelaksanaan Rakornas Kearsipan tahun 2020. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi (DPKP) NTB, Dr. Manggaukang Raba, MM mengatakan, NTB patut berbangga karena Kabupaten Sumbawa dan Kota Mataram meraih peringkat I dan II nasional dalam pengelolaan kearsipan.

Manggaukang mengatakan, di sela-sela kegiatan Rakornas di Makassar, seluruh Kepala DPKP se – Indonesia membahas tentang usulan tuan rumah Rakornas Kearsipan 2020. ‘’Dua provinsi yang bersaing menjadi tuan rumah Rakornas Kearsipan 2020. Kita NTB  sama Aceh,’’ kata Manggaukang di Mataram, Selasa, 30 April 2019.

Menurut Manggaukang, NTB mendapatkan banyak dukungan dari provinsi-provinsi lainnya. Seperti Bali, DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah. ‘’Ada peluang NTB jadi tuan rumah. Karena banyak yang mendukung kita,’’ imbuhnya.

Ia menjelaskan, syarat utama suatu daerah dapat menjadi tuan rumah Rakornas Kearsipan adalah, lembaga kearsipan daerah harus bagus. Dikatakan, NTB merupakan salah satu provinsi yang memiliki depot kearsipan yang berada di Gerimaks Lombok Barat. Di Indonesia, kata Manggaukang, hanya 18 provinsi yang memiliki depot kearsipan.

Selain itu, penataan kearsipan daerah lingkup Pemprov NTB juga harus bagus. Sebanyak 42 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemprov NTB, penataan kearsipannya harus bagus.

Sehingga, Bappeda didorong agar menganggarkan dana untuk penataan kearsipan di masing-masing OPD. Menurut Manggaukang, penataan kearsipan masing-masing OPD tidak membutuhkan banyak anggaran. Ia menghitung OPD cukup diberikan anggaran  Rp50 juta tiap tahun untuk penataan arsipnya.

Manggaukang mengungkapkan, NTB ditetapkan oleh Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) sebagai tempat sertifikasi arsiparis wilayah Bali, NTB dan Maluku Utara. Untuk itu, DPKP NTB akan membentuk unit sertifikasi tahun ini. ‘’Kantornya sudah siap, tinggal buat plang,’’ katanya.

Manggaukang menyatakan dirinya dan Kepala Bidang Arsip Statis DPKP NTB sudah bisa mensertifikasi arsiparis di berbagai tingkatan. (nas/*)