Data Keliru, Pengumuman Hasil Rekrutmen P3K NTB Tak Jelas

Ilustrasi PNS (Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Pengumuman hasil seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) NTB hingga saat ini belum jelas. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PANRB) bersama Pemda masih melakukan validasi verifikasi dan validasi data.

Pasalnya, banyak data eks tenaga honorer K2 yang ikut seleksi P3K, Februari lalu yang masih keliru. Kepala Bidang Mutasi Badan Kepegawaian Daerah (BKD) NTB, Raisah, SE, MM mengatakan sampai sekarang belum ada informasi dari Kemen PANRB, kapan hasil seleksi P3K tahap I akan diumumkan.

‘’Karena ada kesalahan, kekeliruan beberapa P3K kabupaten/kota masuknya ke provinsi,’’ ungkap Raisah dikonfirmasi Suara NTB, Jumat, 26 April 2019 siang.

Ia menyebutkan, ada puluhan eks honorer K2 yang ikut seleksi P3K masuk ke provinsi. Misalnya, ada guru SD dan SMP yang masuk datanya ke provinsi. Padahal, pendidikan jenjang SD dan SMP berada di kabupaten/kota.

‘’Banyak yang begitu, ada puluhan orang. Itu harus dikembalikan itu ke Pemda kabupaten/kota,’’ ujarnya.

Raisah mengatakan, eks hononer K2 yang ikut seleksi P3K tahap I yang datanya keliru tersebut ada yang lolos dan tidak. Meskipun mereka tidak lolos seleksi P3K, namun semuanya dikembalikan ke kabupaten/kota.

Baca juga:  Rekrutmen P3K Juli, Pemprov Ajukan Formasi CPNS Dua Kali Lipat

‘’Persoalan datanya yang rancu. Data dari Kemen PANRB yang salah. Yang lolos passing grade di provinsi ada yang masuk P3K kabupaten/kota,’’ katanya.

Saat ini, lanjut Raisah, data tersebut sedang disinkronkan di pusat. Diharapkan, bulan depan, hasil seleksi P3K tahap I sudah bisa diumumkan.

Raisah menyebutkan, sekitar enam kabupaten/kota yang datanya masih rancu. Dan sekarang sedang dilakukan verifikasi dan validasi oleh Pemda.

‘’Seperti Lotim, Loteng, Lobar, ada kita kembalikan. Cuma ndak banyak. Ada yang tiga orang, lima orang,’’ sebutnya.

Pada rekrutmen P3K tahap I sebanyak 234 eks honorer K2 memenuhi passing grade atau nilai ambang batas dalam seleksi P3K lingkup Pemprov NTB. Jumlah eks honorer K2 yang dapat ikut tes tulis yang dilaksanakan 23-24 Februari lalu sebanyak 379 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 145 orang tidak lolos passing grade.

Mereka yang memenuhi passing grade terdiri dari guru 217 orang, penyuluh pertanian 15 orang, medik veteriner 1 orang dan pengendali organisme pengganggu tanaman 1 orang. Sementara yang tidak memenuhi passing grade sebanyak 141 orang, semuanya merupakan guru.

Baca juga:  209 PNS Pemprov Pensiun, Usulan Formasi Pertimbangkan Kemampuan Fiskal Daerah

Ribuan eks honorer K2 mengadu nasib menjadi P3K di NTB beberapa waktu lalu. Untuk Pemprov NTB, eks honorer K2 yang dapat  ikut tes tulis seleksi P3K sebanyak 379 orang, terdiri dari guru dan penyuluh pertanian.

Dari 379 peserta yang berhak ikut tes tulis, sebanyak empat orang yang tidak hadir. Atau sebanyak 374 orang yang hadir mengikuti tes tulis.

Kemudian 3.984 pendaftar yang merupakan eks honorer K2 di NTB dinyatakan lulus seleksi administrasi P3K di NTB. Pendaftar yang lulus seleksi administrasi selanjutnya berhak ikut tes tulis yang dilaksanakan 23 -24 Februari lalu.

Dengan rincian, Pemprov sebanyak 379 orang, Kota Mataram 62 orang, Lombok Barat 208 orang, Lombok Tengah 752 orang, Lombok Timur 508 orang dan Lombok Utara 56 orang. Selanjutnya, Sumbawa Barat 164 orang, Sumbawa 620 orang, Dompu 35 orang, Bima 1.183 orang dan Kota Bima 17 orang. (nas)