PPP NTB Tak Terpengaruh Kasus OTT Romi

Sekretaris DPW PPP NTB, Muhammad Akri (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – DPW PPP NTB menilai penujukan Suharso Monoarfa menjadi Pejabat Pelaksana (Plt) Ketum Umum DPP PPP pascaditangkapnya Muhammad Romahurmuziy alias Romi oleh KPK, sebagai sebuah kebijakan tepat untuk penyelamatan partai menjelang Pemilu 2019.

“Pak Suharso Monoarfa adalah sosok tepat jadi Plt ketum,” tegas Sekretaris DPW PPP NTB, Muhammad Akri, yang dikonfirmasi Senin, 18 Maret 2019 di Mataram.

Suharso Monoarfa menjadi Plt Ketua Umum PPP menggantikan ketua umum sebelumnya, Romahurmuziy yang ditetapkan sebagai tersangka suap oleh KPK. Akri mengatakan, pihaknya di daerah memberikan apresiasi dan dukungan dengan langkah cepat dan tepat yang diambil DPP untuk menyelamatkan partai dengan ditunjuk Ketua Majelis Pertimbangan DPP, Suharso Monoarfa sebagai Plt ketua umum.

Dengan ditunjuk mantan Menteri Perumahan Rakyat di era Presiden SBY tersebut, Plt ketum diharapkan segera mengambil berbagai upaya dan langkah strategis untuk memperkuat konsolidasi dan koordinasi internal, menjelang pemunguatan suara satu bulan ke depan. “Masih ada waktu untuk penguatan di internal oleh Plt ketum,” kata caleg DPRD Provinsi NTB dapil Lombok Tengah bagian utara tersebut.

Baca juga:  Mahalli Dorong Ketua DPC Demokrat Maju di Pilkada 2020

Walau demikian, Akri optimis kasus tersebut tidak akan terlalu berpengaruh bagi elaktabilitas dan tingkat elaktoral Partai berlambang ka’bah itu jelang satu bulan dilaksanakan pemungutan suara Pemilu 2019 pada tanggal 17 April mendatang

Dirinya pun memastikan PPP di NTB dalam kondisi solid dan kompak, serta tidak terpengaruh sama sekali dengan kasus OTT mantan ketum PPP, Romarhumuziy oleh KPK. Sehingga kehawatiran PPP akan anjlok dan prediksi terancam tak lolos ambang batas jauh kemungkinannya bisa terjadi.

Partai berlambang ka’bah tersebut dipastikan tetap dengan target tiga besar raihan suara di Pemilu 2019.  “Semua kader, pengurus dan caleg tetap solid dan kita optimis bisa mencapai target pemenangan,” tegas politisi PPP tersebut.

Baca juga:  PKS Resmi Pimpin DPRD Lotim

Ditempat terpisah, Wakil ketua umum DPP, yang juga Anggota DPR RI dapil NTB, Hj Ermalena juga membenarkan bahwa ketua Majelis Pertimbangan DPP, Suharso Monoarfa sudah ditunjuk sebagai Plt Ketum. Penunjukan Suharso Monoarfa sebagai Plt ketum dilaksanakan dalam rapat pengurus harian DPP, digelar Sabtu, 16 Maret 2019.

Berikutnya direncanakan, dalam waktu dekat ini DPP akan menggelar Mukernas. Mukernas itu digelar paling lambat awal Bulan April mendatang. Dalam forum Mukernas tersebut akan dikukuhkan Plt ketum, dan juga dibahas dan ditentukan waktu bagi pelaksanaan Muktamar luar biasa.

“Dalam forum Mukernas itu nanti akan diputuskan, apakah Plt akan menjabat hingga berakhir periode kepengurusan 2020, ataukah digelar Muktamar luar biasa usai pemilu,” pungkasnya. (ndi)