Hindari Kesimpulan Keliru, Bedah Data Secara Rinci

Wagub NTB, Hj.Sitti Rohmi Djalilah (Suara NTB/humasntb)

Mataram (Suara NTB) – Wakil Gubernur (Wagub) NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah mengingatkan seluruh OPD untuk memperhatikan data dalam membuat perencanaan. Langkah ini penting dilakukan,  agar perencanaan yang dibuat tidak mengalami kekeliruan.

‘’Kita perlu membedah data, kadang-kadang kalau melihat data secara umum saja, pengambilan kesimpulan bisa keliru. Tapi kalau bedah secara rinci, kita bisa menyimpulkan dengan benar dan mengetahui apa yg harus dilakukan,’’ ujar Wagub dalam Rakor Penerimaan dan Penandatanganan Kinerja Retribusi Daerah dan Perimbangan Pendapatan Lainnya, Rabu, 27 Februari 2019.

Ummi Rohmi, sapaan akrabnya mengatakan, tugas OPD adalah bagaimana sungguh-sungguh mengoptimalkan kinerja pada masing-masing OPD dengan cara digali, diprediksi, dan perencanaan yang bisa dirukur.

Baca juga:  Pemprov NTB Validasi Ulang BDT Kemiskinan

‘’Saya berharap di setiap OPD itu ada yang kerjanya bedah data. Semua OPD harus punya, tidak mungkin kepala dinas membedah data sendiri. Kepala dinas itu yang memutuskan ke mana arah yang harus dituju dengan datang yang telah dibedah tersebut,’’ pesan Ummi Rohmi.

Wagub mengatakan, semua pasti tahu  yang harus dilakukan untuk mencapai target dan bisa diraba-raba dengan baik, ia menyampaikan bahwa perencanaan yang dilakukan jangan sampai dibuat dengan asal-asalan.

‘’Semua bidang harus ada target. Jangan sampai ada yang tidak tahu targetnya, semua harus jelas agar apa kekurangan dan kelebihan kita ini dapat diketahui. Jika sudah begitu tinggal meminimalisir kekurangan dan meningkatkan lagi kelebihan masing-masing,’’ tambahnya.

Baca juga:  DPMPD Dukcapil NTB Gelar Bimtek Dorong Terwujudnya Akses Pemanfaatan Data

Dalam acara tersebut hadir juga Kepala  Badan Pendapatan dan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) Ir. H. Iswandi memaparkan kondisi pendapatan daerah dan rencana yang akan dilakukan dalam periode pemerintahan saat ini.

Ia menyampaikan bahwa Bappenda selama dua tahun ini melaksanakan bimtek untuk memaksimalkan kinerja. Beberapa rencana yang akan dilakukan antara lain Revisi dan Sosialisasi Perda Retribusi Daerah, Melaksanakan Bimtek Bendahara dan lain-lain. (nas)