Cuaca Ekstrem, Jaringan PLN Terganggu

Seorang petugas PLN sedang memperbaiki jaringan yang terganggu akibat angin kencang. (Suara NTB/Humas PLN)

Mataram (Suara NTB) – Cuaca ekstrem terjadi di Pulau Lombok beberapa hari terakhir, berdampak sangat signifikan terhadap pasokan listrik untuk masyarakat. Pohon tumbang menjadi penyebab utama terjadinya kerusakan yang berujung pada pemadaman di beberapa wilayah.

‘’Cuaca ekstrem, terutama angin kencang adalah potensi gangguan karena dapat menyebabkan pohon atau benda yang tinggi di sekitar jaringan jatuh menimpa jaringan kami sehingga mengakibatkan pemadaman,’’ terang Jeremias Watu, Manajer Bagian Teknik PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Mataram, Kamis, 24 Januari 2019 malam.

Hampir seluruh wilayah kerja PLN UP3 Mataram terdampak. Bahkan  beberapa daerah yang cukup parah terdampak adalah Lombok Tengah,  Lombok Utara, Lombok Timur khususnya di Sembalun, Senaru dan sekitarnya. Ditemukan banyak pohon tumbang yang jatuh menimpa jaringan PLN.

Beberapa peralatan PLN rusak parah sehingga harus diganti. Sedangkan material pengganti ada di Mataram. Dengan akses jalan yang licin akibat musim hujan dan ditambah dengan kondisi beberapa ruas jalan yang sedang dalam perbaikan, mengakibatkan perbaikan tidak dapat dilakukan dengan cepat.

‘’Tim kami mengalami kendala pada saat pendistribusian material ke lokasi. Selain memang karena cuaca, akses untuk menuju ke lokasi gangguan juga sangat berbahaya. Sesegera mungkin setelah semuanya siap dan kondisi dipastikan aman, kami akan segera lakukan perbaikan,’’ imbuh Jerimias.

Peringatan dini cuaca NTB yang dikeluarkan oleh BMKG Stasiun Meteorologi BIL  menyatakan bahwa bahwa kondisi cuaca seperti ini akan terjadi dari tanggal 23 -29 Januari 2019. Untuk itu, masyarakat dimohon untuk tetap waspada terhadap kondisi di sekitarnya. Jeremias juga mengimbau kepada masyarakat Lombok untuk segera melapor apabila melihat kondisi jaringan yang tidak aman ke PLN. Pelaporan atas kondisi yang tidak aman dapat dilakukan melalui Contact Center PLN 123.

‘’Kami akan segera melakukan pengamanan, terlebih apabila kondisi tersebut sangat membahayakan masyarakat. Selain itu, pada kondisi tertentu, informasi dari masyarakat tersebut sangat membantu kami untuk mencari titik lokasi gangguan,’’ katanya.

Hingga berita ini dibuat, tim PLN masih ada di lokasi gangguan. Sebanyak 306 petugas dikerahkan untuk mempercepat perbaikan gangguan.

‘’Tim di lapangan sedang babak belur melakukan perbaikan jaringan. Dan tim harus memastikan jaringan aman sebelum suplai PLN masuk,’’ tambah Fitri Rofia dari PLN Wilayah NTB.

PLN juga belum dapat memberikan kepastian kapan suplai listrik kembali normal. Mengingat,cuaca ekstrem juga tak dapat dipastikan usainya. PLN menurutnya terus mengerahkan tim untuk mengamankan jaringan. (bul)