Remaja SMA Gasak Motor Kawan Sekolah

Kapolres Mataram, Saiful Alam (kiri) menunjukkan barang bukti dan tersangka pencurian motor di parkiran siswa. (Suara NTB/why)

Mataram (Suara NTB) – Tiga remaja SMA bersekongkol mengambil motor yang bukan milik mereka. Modusnya, mereka lebih dulu mengambil kunci yang tertinggal. Selang beberapa hari kemudian, motor dibawa kabur saat korban sedang belajar.

Mereka, MR alias OP (16), FT alias MN (16), dan FA alias FR (15) tertangkap ketika hendak bertransaksi gadai motor curian, Honda Scoopy hitam yang sudah dicopot plat nomor polisinya, Senin, 14 Januari 2019 lalu.

Motor tersebut diduga dicuri pada Jumat, 11 Januari 2019 di parkiran motor siswa di Wisma Pemda Dompu, Jalan Pendidikan, Dasan Agung, Selaparang, Mataram. Lima hari sebelumnya, di tempat yang sama pelaku MR mencabut lebih dulu kunci motor.

“Dibiarkan dulu. Jadi korban ini menggunakan kunci serep. Jadi motor tetap digunakan. Sebelumnya korban lupa kunci motornya masih tercantol di motor,” ucap Kapolres Mataram, AKBP Saiful Alam, Selasa, 15 Januari 2019.

Kunci motor yang diambil itu kemudian dibawa pelaku MR dan mengajak dua kawannya, FT dan FA. Sampai pada Jumat, 11 Januari 2019 mereka bersama-sama membawa kabur motor DR 5363 CP yang diparkir di tempat yang sama itu.

Tiga pelaku kemudian menawari seseorang untuk membeli gadai. Mereka janjian bertemu di Sweta, Cakranegara, Mataram. Pada saat hendak bertransaksi para pelaku kemudian diciduk.

Motor korban didapati sudah dimodifikasi. “Sok motor sudah ditukar ke motor pelaku MR,” kata Kapolres. Sementara pelaku FT, menukar boks CVT motor matik tersebut.

Para pelaku diproses hukum. Namun untuk sementara diamankan di Bapas Mataram sambil diberi pembinaan. (why)