Ini Beban Tugas GM PT. AP I LIA yang Baru

Nugroho Jati (kanan) dilantik sebagai GM PT. AP I LIA mengantikan I Gusti Ngurah Ardita di Mataram, Selasa,  8 Januari 2019  malam. (Suara NTB/kir)

Mataram (Suara NTB) – Posisi General Manager (GM) PT. Angkasa Pura (AP) I Lombok International Airport (LIA) resmi berganti, dengan ditunjuknya Nugroho Jati sebagai pejabat yang baru. Ia menggantikan posisi pejabat sebelumnya, I Gusti Ngurah Ardita yang masuk purna bakti, akhir tahun 2018 lalu. Setelah memimpin perubahan besar-besaran di LIA sejak akhir tahun 2015 lalu.

Pasca ditunjuk sebagai GM PT. AP I LIA yang baru, Nugroho mengaku kalau beban tugas yang bakal dipikulnya tidaklah ringan. Selain dihadapkan dengan tugas melanjutkan pembenahan di LIA yang tidaklah mudah. Tugas berat berupaya mempercepat recovery pascagempa tidak kalah berat.

“Kalau soal pembenahan kita tinggal melanjutkan saja. Yang berat sekarang bagaimana mengupayakan supaya recovery pasca gempa bisa lebih cepat. Sehingga kondisi penumpang di LIA bisa kembali ke kondisi normal. Bahkan lebih baik lagi,” ungkap Nurgroho, saat ditemui di sela-sela pisah sambut GM PT. AP I LIA, di Mataram, Selasa,  8 Jsnuari 2019 malam.

Diakuinya, musibah gempa beruntun yang melanda Pulau Lombok dan Sumbawa beberapa bulan yang lalu, tidak hanya berdampak pada menurunnya angka kunjungan wisatawan di daerah ini.  Tapi juga berdampak pada turunnya jumlah penumpang pesawat di LIA pascamusibah gempa.

Meski secara kumulatif, angka penumpang di LIA selama tahun 2018 mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. Walaupun peningkatannya tidak terlalu tinggi. Itu akibat dari menurunnya jumlah penumpang di LIA pasca gempa yang ternyata cukup signifikan. Padahal jika tidak ada musibah gempa, peningkatan jumlah penumpang di LIA diprediksi bakal cukup tinggi.

Tentunya, upaya mempercepat recovery tidak bisa dilakukan pihaknya saja. Dukungan dari seluruh elemen masyarakat di daerah ini juga sangat diharapkan. Termasuk kalangan pers, peran sertanya dalam mendukung percepatan recovery pasca gempa sangat diharapkan. (kir)