Momentum Maulid, Ini Pesan TGB kepada Santri

Ketua Umum Dewan Tanfidiziyah PBNW,  Dr.  TGH. M. Zainul Majdi (Suara NTB/ist)

Selong (Suara NTB)  – Ketua Umum Dewan Tanfidziyah Pengurus Besar Nahdlatul Wathan (PBNW), Dr. TGH. M. Zainul Majdi, mengingatkan kepada seluruh pada santri NW dan masyarakat pada umumnya untuk menjadi santri yang senantiasa berada di jalan Allah, berjuang untuk agama dan bangsa. Selain itu, dalam momentum Maulid Nabi Besar Muhammad SAW tersebut, para santri diharapkan terus memacu semangat menuntut ilmu dan memperbaiki niat semata-mata karena Allah.

Demikian disampaikan TGB – sapaan  akrab mantan Gubernur NTB ini dalam pengajian maulid di Yayasan Pendidikan Hamzanwadi Pondok Pesantren Darunnahdlatain (YPH-PPD) NW Pancor, Selasa,  20 November 2018.

Pengajian Maulid dirangkaikan langsung dengan agenda pengijazahan doa ujian terhadap santri NW se Pulau Lombok. Jumlah santri yang mendaftar menerima doa ujian sebanyak 156 madrasah dengan jumlah 6.792 santri. Doa ujian ini dijazahkan langsung oleh Pembina PBNW, Hj. Sitti Rauhun Zainuddin Abdul Madjid. Pada momentum itu juga dilakukan pelepasan terhadap 19 thullab untuk melanjutkan pendidikannya ke Universitas Al. Azhar Kairo-Mesir.

Baca juga:  Respons TGB soal Viralnya Disertasi Tentang Seks di Luar Nikah

Dalam hal ini, ujarnya, para santri harus selalu bersyukur atas segala nikmat dari Allah serta menggunakan segala kesempatan untuk terus memacu semangat menuntut ilmu dengan memperbaiki niat semata ikhlas, karena Allah SWT. Selain itu, menggunakan kesempatan untuk mengembangkan potensi diri untuk meraih prestasi maksimal. Sebagai pelajar, ujarnya, harus mampu meluangkan waktu sebaik-baiknya untuk berprestasi serta warga NW diharapkan menjadi  anggota NW yang militan terhadap organisasi di manapun berada, memperbanyak doa dan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW dan memaksimalkan ikhtiar dalam belajar adalah salah satu kunci keberhasilan seorang pelajar. “Kader NW yang akan berangkat belajar ke Al-Azhar Kairo-Mesir.  Semoga tetap menjadi ahli sunnah wal jamaah meski dalam pengembaraan ilmu yang luas,”pesan TGB.

Baca juga:  TGB Serukan Islam yang Moderat

Selain dihadiri Pembina PBNW dan Ketua Umum Dewan Tanfidiziyah PBNW,  hadir pula Masyaikh MDQH NW Pancor, guru, dan ulama. Wakil Gubernur NTB, Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, MPd, pimpinan ponpes Darunahdatain NW Pancor, dan semua keluarga NW.

Menurutnya, ketinggian dan kemuliaan akan tergantung pada upaya dan usaha yang diberikan dalam proses belajar. Semoga para santri menjadi pejuang bangsa dan agama serta rasa mahabbah kepada Rasulullah SAW menjadi penjaga Muslim sepanjang hidup. (yon)