Menhub Janjikan Rp 20 Miliar Bangun Dermaga Gili

Satu satunya dermaga apung yang  bisa dimanfaatkan untuk sandaran kapal wisatawan setelah dermaga utama rusak akibat gempa. (Suara NTB/ars)

Mataram (Suara NTB) – Menteri Perhubungan RI, Ir. Budi Karya Sumadi menjanjikan segera pembangunan dermaga di gili, Kabupaten Lombok Utara. Dana Rp20 miliar siap digelontorkan untuk melebarkan dermaga yang sudah ada, sebagai bagian  dari tahap rehab rekon pascagempa.

Janji itu disampaikan menteri  saat mengecek langsung kondisi  Pelabuhan Bangsal, Kecamatan Pemenang Lombok Utara, Sabtu, 13 Oktober 2018.

Menurut menteri, pascagempa, ada dua dermaga yang ikut rusak di Gili Trawangan dan Gili Air. Dua akses penghubung antardua gili, termasuk koneksi dari dermaga Carik dan Dermaga Bangsal. Proyek akan dimulai  tahun 2019.  ‘’Dananya lumayan besar, nanti sekitar Rp20 miliar,’’ sebutnya.

Baca juga:  Inspeksi Rekonstruksi Rumah, Danrem Ingatkan Pokmas dan Fasilitator

Hasil tinjauan dan laporan diterimanya, dermaga di Gili Trawangan dan Gili air yang selama ini jadi akses keluar masuk kapal wisatawan rusak akibat gempa.  Kerusakan cukup parah sehingga tidak cukup perbaikan, tapi membangun dermaga dengan kapasitas lebih besar.

‘’Kita akan perbesar lagi kapasitasnya. Supaya lebih banyak menampung kapal wisatawan atau kapal lainnya,’’ kata  Budi.

Perbaikan tidak  saja untuk pemulihan pascabecana gempa 7,0 SR  Agustus lalu. Menurut Menteri, perbaikan dan pembangunan dermaga ini berfungsi jangka panjang. Pihaknya ingin mengakselerasikan pariwisata dengan sarana untuk memperlancar transportasi laut.

Baca juga:  Gempa di Tuban, Warga Mataram Panik

Sepengetahuannya, dua dermaga di gili tersebut kapasitasnya  masih relatif kecil sehingga tidak maksimal menampung kapal pengangkut wisatawan dalam ukuran besar.

Atas dasar itu, kemajuan pariwisata menurutnya harus  didukung peningkatan fasilitas oleh pemerintah. Diyakininya, proyek ini didukung Pemprov NTB dan Pemkab KLU. ‘’Tidak ada masalah. Kita sudah koordinasi dengan Pemda di sini. Tinggal mematangkan perencanaan untuk persiapan pembangunan 2019,’’ ujarnya. (ars)