Berkunjung ke Lotim, Jokowi Ziarah Makam Maulana Syekh dan Bagi-bagi Sepeda

Selong (suarantb.com) – Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo (Jokowi) kembali berkunjung ke Lombok. Dengan padatnya agenda kunjungan kerja Jokowi selama dua hari di Lombok, ia menyempatkan mengunjungi makam Maulana Syekh Tuan Guru Kyai Haji (TGKH) M. Zainuddin Abdul Madjid yang baru-baru ini mendapat gelar Pahlawan Nasional, di Pondok Pesantren Darunnahdlatain NW Pancor, Kabupaten Lombok Timur, Kamis, 23 November 2017.

Didampingi Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi, Jokowi tiba dengan mengenakan kain sarung berwarna gelap dipadukan kemeja putih dan jas warna hitam. Ziarah tersebut merupakan bentuk penghormatan terhadap salah seorang putra terbaik NTB yang telah berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan.

Usai berdoa kurang lebih 10 menit di makam tersebut, Jokowi mengungkapkan rasa syukur karena akhirnya bisa mengunjungi makam Maulana Syekh dan bersilaturahmi dengan keluarga besar NW Pancor dan Anjani. Dimana sebelumnya Jokowi telah berkunjung ke Pondok Pesantren Nahdlatul Wathan (NW) Anjani.

“Alhamdulillah, baru kali bisa terlaksana,” ungkap Jokowi.

Dalam sambutan singkat yang dilakukan di hadapan ribuan santri dan santriwati dan Pengurus Besar NW, Jokowi mengingatkan dan mengajak masyarakat untuk selalu bersyukur kepada Tuhan yang telah mengkaruniai negara besar Indonesia. Negara kaya raya, dengan penduduk 258 juta jiwa, 714 ribu pulau dan 15 ribu bahasa.

Indonesia pun tercatat sebagai negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh santri dan masyarakat untuk menjaga persatuan dan merawat kebhinekaan di negara dengan ideologi Pancasila ini.

“Contohnya dalam politik, baik dalam pemilihan bupati/walikota, gubernur dan presiden. Monggo pilih bupati/walikota yang terbaik, silahkan pilih gubernur yang terbaik dan silahkan pilih presiden yang terbaik menurut aspirasi masing-masing. Tetapi setelah itu mari kita bersatu kembali membangun bangsa dan daerah tercinta ini,” ujarnya.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Jokowi meminta sejumlah santri dan santriwati untuk menghafal Pancasila dan nama nama pulau di Indonesia. Galak tawa para santri, termasuk presiden tidak bisa ditahan saat salah seorang santri keliru mengucapkan lima sila dalam Pancasila.

“Ini bukan karena nggak bisa, tapi grogi berdiri di samping saya,” ungkap Jokowi yang menambah riuhnya suara tawa para santri. Para santri yang berhasil menyebutkan sila-sila dalam Pancasila dan nama nama pulau, diberikan hadiah sepeda oleh Jokowi. Seperti kebiasaan yang selalu dilakukannya tiap berkunjung ke daerah-daerah.

Tak hanya berkunjung ke Lotim, agenda utama kunjungan Jokowi ke Lombok adalah membuka Munas dan Konbes NU di Mataram. (ros)