TGB Tinjau Lokasi Kesiapan Munas Alim Ulama NU di IC

Mataram (Suara NTB) – Musyawarah Nasional (Munas) alim ulama Nahdatul Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) PBNU (23-25/11) di Islamic Center, Mataram dijadwalkan akan dibuka secara resmi oleh Presiden RI, Ir. H. Joko Widodo. Berbagai persiapan untuk mendukung dan menyukseskan agenda akbar tersebut telah dilakukan pemerintah daerah.

Guna memastikan seluruh persiapan telah rampung, Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi, Selasa, 21 November 2017 melakukan inspeksi mendadak ke lokasi  acara untuk melihat secara langsung berbagai persiapan yang telah dilakukan panitia.

Didampingi Ketua Panitia Daerah Munas Alim Ulama Nahdatul Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) PBNU, Ir. H. Lalu Winengan, Sekda, Ir. H. Rosiady Sayuti, M.Sc.P.hD dan pejabat terkait lainnya, gubernur sempat memeriksa kesiapan panggung dan penataan venue utama yang secara umum kesemuanya  sudah hampir rampung.

Baca juga:  Gubernur NTB Hadiri Haul Tiga Ulama NU

Kepada panitia dan jajarannya di lingkungan Pemprov NTB, gubernur meminta agar terus bersinergi dan berkoordinasi untuk

memastikan bahwa keseluruhan fasilitas pendukung. Baik venue- venue yang akan digunakan maupun akses pengamanan, peliputan dan pelayanan kepada tamu-tamu yang akan hadir, benar-benar dapat disediakan dan terlayani dengan baik.

Sebagai tuan rumah  yang baik, kata gubernur, kita berkewajiban melakukan persiapan dengan sebaik baiknya. Termasuk memastikan sarana MCK  tersedia dengan baik.

Baca juga:  Gubernur NTB Hadiri Haul Tiga Ulama NU

Munas Alim Ulama dan Konbes NU ini merupakan forum tinggi ke dua setelah Muktamar dalam NU. Tidak kurang dari 1000 ulama se- Indonesia akan hadir pada event nasional  itu. Di samping sejumlah menteri  kabinet Indonesia kerja dan para tokoh masyarakat lainnya dijadwalkan juga akan hadir.

Ditunjuknya NTB sebagai tuan rumah, tentu memberikan berkah tersendiri bagi masyarakat. Terutama dalam mendukung pertumbuhan pembangunan daerah di berbagai bidang dan sektor. Termasuk kemampuan merawat toleransi umat beragama di daerah ini sebagai contoh baik  bagi kerukunan bangsa maupun dunia. (nas)