Penurunan Drastis Angka Kemiskinan di KSB Tak Sesuai Data BPS

Mataram (suarantb.com) – Angka kemiskinan di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) diklaim mengalami penurunan sangat drastis Hanya dalam waktu singkat, angka kemiskinan yang semula sekitar 16 persen diklaim tersisa sekitar 5 persen. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) NTB, Endang Tri Wahyuningsih yang dikonfirmasi suarantb.com mengatakan tidak bisa memberi kepastian akan penurunan angka kemiskinan tersebut.

“BPS sumbernya dari Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS), yang terakhir kan Maret 2016. Data dari Maret 2015-Maret 2016 tercatat angka kemiskinan di KSB turun dari 16,97 persen menjadi 16,50 persen,” ujarnya ditemui di kantornya, Senin, 13 November 2017.

Sehingga menurut Endang, pihaknya perlu melakukan evaluasi dengan acuan data-data lain untuk mengonfirmasi kebenaran terjadinya penurunan angka kemiskinan demikian drastis. Termasuk mengecek konsep dan lamanya waktu yang digunakan untuk melakukan survei tersebut.

Baca juga:  Pemprov NTB Terus Upayakan Percepatan Penurunan Kemiskinan

Ditambahkan, masing-masing kabupaten/kota memiliki kerak-kerak kemiskinan. Kerak kemiskinan di NTB pun masih tinggi, mencapai angka 13 persen. Sehingga penurunan angka kemiskinan juga tidak bisa dilakukan dengan cepat.

“Memang penurunan agak melambat sejak sekitar 2009 ke sini, sebelumnya kan bisa tercapai itu 2 persen, ke sini nol koma sekian karena kerak kita tinggi. Tapi masih ada peluang besar kok, seperti Lobar yang berhasil menurunkan dari 17,3 persen ke 16,73 persen,” terangnya.

Baca juga:  Kemiskinan di Kota Mataram Meningkat

Menangani kemiskinan di NTB diakui Endang membutuhkan intervensi banyak pihak. Bukan hanya unsur pemerintahan tetapi juga instansi-instansi yang berkecimpung di dunia kerja. Tak cukup hanya dengan memberi bantuan tunai, namun harus disertai bantuan usaha. Agar masyarakat bisa lebih berdaya dan manfaatnya bisa dirasakan untuk jangka panjang.

Perlu diketahui, data angka kemiskinan NTB terkini menurut hasil penghitungan BPS mengalami kenaikan sebesar 0,05 persen. Angka kemiskinan pada posisi Maret 2017 sebesar 16,07 persen. Pada posisi September 2016, angka kemiskinan di NTB sebesar 16,02 persen. (ros)