HMS : NTB Butuh Sosok Pahlawan Seperti TGKH. M. Zainuddin Abdul Madjid

Selong (suarantb.com) – Anggota DPR RI Dapil NTB, H. M. Syafrudin, ST, MM, menegaskan masyarakat NTB saat ini membutuhkan adanya pengakuan terhadap sosok pahlawan seperti Pendiri Nahdlatul Wathan, TGKH. M. Zainuddin Abdul Madjid. Hal itu ia sampaikan saat mengisi kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan MPR RI di Universitas Hamzanwadi, Pancor, Lombok Timur, Kamis, 23 Februari 2017.

Penegasan itu disampaikan politisi yang akrab disapa HMS itu saat dikonfirmasi wartawan usai menghadiri Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan MPR RI tersebut. Dalam kegiatan itu, hadir pula Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid dan Wakil Rektor H. Khirjan Nahdi yang mewakili pihak kampus. Kegiatan ini digelar bersama dengan Himpunan Mahasiswa Nahdlatul Wathan (Himmah NW).

Universitas Hamzanwadi yang menjadi lokasi penyelenggaraan sosialisasi empat pilar tersebut merupakan salah satu institusi pendidikan yang berada di bawah Nahdlatul Wathan, yang kelahirannya dibidani oleh TGKH. M. Zainuddin Abdul Madjid.

HMS menegaskan, tuntutan masyarakat NTB untuk memberikan gelar pahlawan nasional kepada TGKH. M. Zainuddin Abdul Madjid adalah hal yang sangat beralasan. Sebagai sosok ulama yang sangat peduli dengan pendidikan masyarakat sekitarnya, TGKH. M. Zainuddin Abdul Madjid telah memberikan andil yang sangat besar dalam memajukan daerah ini.

Baca juga:  Berkat HMS, 52 Unit BTS Baru Dibangun di NTB

Semangat kepahlawanan ini, menurutnya sudah sangat layak membawanya bersanding dengan pahlawan-pahlawan nasional dari daerah lain. “Untuk itulah, saya akan mencoba untuk menjadi bagian dari perjuangan besar masyarakat NTB dalam memperjuangkan gelar pahlawan nasional untuk beliau,” tegas HMS.

HMS menyadari bahwa perjuangan untuk gelar pahlawan bagi TGKH. M. Zainuddin Abdul Madjid adalah perjuangan yang tidak mudah. Sebab, semua daerah dari berbagai belahan Indonesia tentu juga memiliki kandidat yang sama. Namun, menurutnya, jika semua masyarakat dan tokoh NTB di pentas nasional bisa dipersatukan untuk menyuarakan hal yang sama, maka upaya ini tidaklah mustahil untuk diwujudkan.

HMS menegaskan, kiprah TGKH. M. Zainuddin Abdul Madjid sepanjang hidupnya juga sangat layak untuk diteladani oleh generasi-generasi yang lahir setelah kehidupan beliau. Bagi HMS, prinsip-prinsip hidup dan perjuangan TGKH. M. Zainuddin Abdul Madjid sangat relevan dengan semangat empat pilar MPR RI yang selalu disosialisasikannya dari daerah yang satu ke daerah yang lain.

Baca juga:  Dilantik, Anggota DPR RI dari NTB Diharapkan Perkuat Poros Jakarta - NTB

“Itulah yang menjadikan beliau sangat layak untuk kita perjuangkan. Karena perjuangan beliau jauh melampaui masanya. Ajarannya itu menggema sampai generasi sekarang bahkan generasi nanti,” ujar politisi PAN ini.

Kepada wartawan, Khirjan Nahdi menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pihaknya untuk memfasilitasi terselenggaranya tugas pokok dan fungsi MPR/DPR RI sebagai sebuah lembaga negara.

“Karena dinamika ketatanegaraan kita sekarang kan perlu disegarkan kembali dengan kembali memberikan informasi-informasi baru terkait dinamika MPR RI. Pancasila sebagai dasar negara, UUD sebagai dasar dari segala sumber hukum, lalu Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai bentuk negara dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara kita,” tegasnya.

Secara akademik, pihaknya menegaskan cukup banyak perubahan atau pergeseran di tengah masyarakat yang perlu disesuaikan kembali dengan tatanan-tatanan tersebut. Untuk itulah, menyegarkan kembali ingatan terhadap empat pilar ini menjadi sebuah kegiatan yang penting untuk dilakukan secara bersama-sama.

“Walaupun, tidak ada masalah ketika kita memeriksa Pancasila. Tapi detil-detil yang menyangkut perubahan dan hal-hal lain yang substantif kan perlu disegarkan kembali ingatan masing-masing,” pungkasnya. (aan/*)