BMKG: Waspadai Hujan dan Angin Kencang Hingga 12 Februari di NTB

Advertisement

Mataram  (suarantb.com) – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika kembali memberikan perinfatan dini  terkait potensi hujan dan angin kencang yang masih akan melanda wilayah NTB hingga 12 Februari mendatang.

Hujan dengan intensitas ringan hingga lebat disertai angin kencang berpotensi terjadi di wilayah Kota Mataram, Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Utara, Lombok Timur, Sumbawa, Dompu, dan Bima.

Terkait penerbangan, BMKG menilai bahwa penerbangan masih terpantau beroperasi secara normal. Namun, kondisi cuaca yang buruk menyebabkan adanya keterlambatan penerbangan oleh beberapa maskapai.

“Untuk penerbangan masih terpantau normal, namun cuaca buruk seperti hujan dan angin kencang menyebabkan adanya keterlambatan oleh beberapa maskapai. Sejauh ini kami masih memantau dan terus berkoordinasi dengan pihak Airnav,”ungkap Prakirawan Cuaca BMKG Stasiun Meteorologi Klas II Bandara Internasional Lombok, Yudhit Adiyatma, Kamis, 9 Februari 2017.

Untuk masalah penyeberangan, BMKG mengimbau gelombang di perairan wilayah NTB masih tinggi. Sehingga masih berbahaya khususnya di perairan selat Lombok, selat Alas, Selat Sape, perairan utara dan selatan NTB yang diperkirakan tinggi gelombang  2 meter lebih.

Terkait penyebab hujan dan angin kencang, BMKG memberikan ulasan berdasarkan analisa data dinamika atmosfer dan citra satelit tanggal 9 Februari. Adanya pusat tekanan rendah di bagian barat Australia (986 hPa) dan utara Australia (1005 hPa), serta sebelah timur Australia (994 hPa), menyebabkan terbentuknya daerah konvergensi yang memanjang dari wilayah Jawa, Bali, NTB dan NTT.

Kondisi tersebut menyebabkan adanya peningkatan potensi terbentuknya awan-awan yang menyebabkan hujan terjadi di wilayah NTB dan sekitarnya.

Pada tanggal 10-12 Februari, suhu udara diprediksi berada dalam kisaran 23-33 derajat celcius. Dengan angin permukaan bertiup dengan variasi arah dominan dari barat daya hingga utara dengan kecepatan mencapai 40 km/jam.

Terkait dampak, BMKG mengimbau agar amsyarakat terus waspada dampak yang dapat disebabkan seperti banjir, genangan air, tanah longsor, pohon tumbang, dan papn reklame yang roboh. (hvy)

Disqus Comments Loading...

This website uses cookies.