Ini Dia, Pernyataan Sikap PBNW NTB Terhadap Kasus Ahok

Mataram (suarantb.com) – Pengurus Besar Nahdlathul Wathan (PBNW) NTB Jumat, 3 Februari 2017 mengeluarkan surat pernyataan sikap terkait perlakuan yang dianggap tidak pantas dari Basuki Tjahya Purnama alias Ahok kepada KH. Ma’ruf Amin.

Dalam pernyataan yang ditandatangani oleh Dr. TGH. M. Zainul Majdi selaku Ketua Umum Dewan Tanfiziyyah  dan Sekjen Dewan Tanfiziyyah PBNW NTB, TGH. Hasanain Juaini, tindakan Ahok dianggap sebagai salah satu bentuk penistaan agama yang berbahaya.

Lewat pernyataan itu ditegaskan pula bahwa Nahdlathul Wathan bersama Al-Irsyad, Nahdlathul Ulama, Muhammadiyah, Persis, Jam’iyyah Al-Washliyyah dan organisasi Islam lainnya sebagai organisasi masyarakat yang didirikan oleh para ulama Indonesia memiliki tujuan yang sama. Yakni, untuk membimbing umat Islam Indonesia agar menjadi hamba Allah yang shalih. Serta menjadi warga negara yang dapat memberikan sumbangsih bagi bangsa Indonesia.

Dalam lembar pernyataan tersebut, PBNW NTB juga menyerukan beberapa hal pada umat Islam di NTB. Pertama, untuk selalu mewaspadai ancaman terhadap NKRI, MUI, umat Islam beserta para ulama. Kedua,  meningkatkan diri, masyarakat dan organisasi sehingga selalu siap siaga memberikan pembelaan yang sebaik-baiknya.

Dan untuk tetap berpegang teguh kepada ajaran agama, konstitusi negara serta para ulama dan pemimpin umat. Serta melihara ukhuwwah dan mengutamakan kemaslahatan bersama. (ros)