Pernah Undang Pelajar, Pemilik RMA Belum Punya Pengikut

Mataram (Suara NTB) – Pemilik Rumah Mengenal Al-Qur’an (RMA), Siti Aisyah (48) pernah mengundang sejumlah siswa untuk berkunjung ke RMA di Jalan Bung Karno, Pajang, Mataram. Ada indikasi yang bersangkutan menyebarkan ajarannya yang diduga menyimpang.

“Dia ingin menyebarkan kebaikan menurut yang dia tahu. Dilihat dari selebaran pamflet yang ada di tempatnya itu. Motivasinya masih didalami,” beber Dirreskrimum Polda NTB, Kombes Pol Muhammad Suryo Saputro, Kamis, 2 Februari 2017.

Upaya menyebarkan ajaran pun, lanjut dia, sudah dilakukan Siti Aisyah. Dalam

satu waktu, ia pernah mengundang beberapa siswa ke RMA. Berikut beberapa orang yang berkunjung ke tempat itu.

“Ada beberapa siswa diundang datang. Siswa itu pun sudah kita ambil keterangannya. Sampai sekarang belum ada jemaah khusus atau yang datang belajar mengaji di sana,” terangnya.

Meski demikian, Suryo menyebut Siti Aisyah belum memiliki pengikut yang secara khusus berniat mempelajari ajarannya.
Aisyah dilaporkan MUI NTB tentang dugaan penodaan agama. Ia dituding menyebarkan ajaran sesat lewat RMA yang sudah ditutup petugas Senin (30/1) lalu. (why)