Operasional PLTU Taliwang 2×7 MW Terkendala Izin Pembangunan Dermaga

Mataram (suarantb.com) – Jajaran direksi PT. PLN menemui Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi, Jumat, 27 Januari 2017. Rombongan petinggi PLN yang terdiri dari Direktur Bisnis Regional Sulawesi dan Nusa Tenggara (SNT) Machnizon Masri, General Manager (GM) PT. PLN NTB, Karyawan Aji diterima langsung gubernur di ruang kerjanya.

Mereka melaporkan perkembangan pembangunan kelistrikan di wilayah NTB. Salah satunya perkembangan pembangunan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB).

Direktur Bisnis Regional Sulawesi dan Nusa Tenggara (SNT) Machnizon Masri mengungkapkan hingga saat ini pihak PLN mengaku masih mengalami kendala terkait rencana pengoperasian PLTU Taliwang dengan kapasitas 2 x 7 MW yang direncanakan April tahun ini.

Hingga saat ini, izin pembangunan dermaga yang merupakan satu kesatuan dengan pembangunan PLTU tersebut belum dikeluarkan oleh Pemda KSB. Padahal, kata Machnizon, keberadaan dermaga tersebut menjadi faktor penentu keberlangsungan suplai batu bara yang akan manjadi bahan baku utama jika PLTU tersebut beroperasi nanti. Machnizon menjelaskan kepada Gubernur, sejauh ini, pihak PLN mengaku telah melakukan upaya komunikasi guna mencari

solusi permasalahan tersebut.

Pemda KSB memberikan beberapa opsi. Diantaranya dengan memanfaatkan dermaga milik pemerintah daerah di Labuhan Lalar. Namun demikian, menurut pihaknya, dengan jarak lebih dari 10 km dari lokasi PLTU, pemanfaatan Labuhan Lalar dianggap akan menyebabkan pembengkakan biaya operasional dan tidak efisien.

Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir. H. W. Musyafirin, MM yang saat itu langsung dihubungi Gubernur via telepon selulernya menjelaskan, tiga pertimbangan yang mendasari pihaknya hingga kini belum mengeluarkan izin pembangunan dermaga di Desa Kertasari, Taliwang itu.

Yakni, pertimbangan sosial masyarakat, aspek tata ruang dan pertimbangan secara teknis yang dikeluarkan pihak syahbandar tentang pengaruh keselamatan pelayaran yang diduga akan ditimbulkan akibat pembangunan dermaga, yang dinilai kurang baik.

Terkait hal tersebut, Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi menyarankan agar pihak PLN terus membuka komunikasi dengan Pemkab Sumbawa Barat. Termasuk juga mencari second opinion dari pihak yang kompeten di bidangnya. Gubernur berharap, dapat segera ditemukan solusi yang menguntungkan kedua belah pihak. “Saya mendukung secara penuh pembangunan PLTU ini, dan saya harapkan dapat segera beroperasi,” harap Gubernur. (nas)

Disqus Comments Loading...

This website uses cookies.