Panitia Safari Dakwah Habib Rizieq Targetkan 100 Ribu Jamaah

Mataram (suarantb.com) – Acara tabligh akbar yang diberi nama Safari Dakwah Spirit 212 di Alun-Alun Tastura (Becingah Adiguna) Praya, yang akan dihadiri Habib Rizieq ditargetkan untuk mengumpulkan 100 ribu jamaah. Demikian disampaikan Ketua Panitia, H. Makmun Moerad pada suarantb.com, Kamis, 26 Januari 2017.

“Kita targetkan 100 ribu peserta dari seluruh NTB. Nanti akan ada 20 rombongan ulama dari pusat termasuk di dalamnya struktur GNPF-MUI. Di sana ada Dewan Pembina GNPF Pusat Bapak Habib Rizieq dan Ketua GNPF Pusat Bachtiar Nasir,” jelasnya.

Dijelaskan Makmun, acara yang disebut tabligh akbar terbesar di NTB ini diselenggarakan oleh Aliansi Umat Islam (AUI) NTB, bukan MUI. “Mungkin ada organisasi lain yang meragukan, sekali lagi kami tegaskan kepanitiaannya ini dari AUI. Di sana ada FPI dan sebagainya, karena tidak ada FPI di NTB baru ada di Pulau Jawa saja. Kita agendanya ini dari aliansi,” terangnya.

AUI sendiri mengakui acara ini diagendakan hanya untuk mengawal fatwa GNPF-MUI. “Hal-hal yang terkait di luar konteks yang disebutkan tadi itu mungkin karena mereka tidak mengetahui. Yang mengetahui konteks caranya kan kami sebagai panitia,” katanya.

“Kita harapkan semua masyarakat NTB itu hadir. Kenapa kita harus kalah dengan masyarakat Ciamis yang jalan 100 kilometer. Kita di Lombok kan sangat dekat,” tambahnya.

Terkait kekhawatiran munculnya gerakan penolakan, humas acara ini, H. Ikhsan menyatakan pihaknya telah menyiapkan tenaga pengamanan internal sebanyak 2 ribu orang. Pihak kepolisian juga telah menyetujui izin pelaksanaan safari dakwah ini.

“Jadi jika ada yang tidak setuju, silahkan laporkan ke jalur hukum. Tidak perlu melakukan aksi-aksi membubarkan acara kami salah satu contoh. Atau menghalang-halangi kami, tidak perlu itu.  Karena niat kami hanya untuk mengadakan pengajian. Jadi tidak perlu mengkondisikan orang, masyarakat untuk menolak-nolak,” jelasnya. Selain agenda utama penyampaian tausiyah dari Habib Rizieq, acara ini juga dirangkaikan dengan penggalangan dana untuk korban banjir Bima. (ros)