Habib Rizieq Boleh Tablig Akbar, Asal Penuhi Syarat Ini

Mataram (Suara NTB) – Polda NTB mengisyaratkan akan mengizinkan tablig akbar, Imam Besar FPI, Habib Rizieq. Asalkan, panitia siap menjamin tidak ada upaya provokatif dari Habib Rizieq. Dakwah yang sebenar benarnya dakwah.

“Namanya orang mau tablig, gak bisa kita larang. Semua punya hak. Yang penting tidak bikin keributan,” kata Kapolda NTB, Brigjen Pol Drs Umar Septono SH MH ditemui di Masjid Baitussalam Mapolda NTB, Kamis (19/1).

Kekurangan persayaratan panitia, sambung dia, sudah dilengkapi Kamis (19/1) kemarin. Persyaratan itu nantinya menjadi pertimbangan kepolisian untuk memberi izin kegiatan yang diselenggarakan Minggu (29/1) itu.
“Yang untuk tempat (di Lombok Tengah) sudah izin kan ada. Rekomendasinya baru masuk itu,” kata Umar. “Insyaallah bisa,” imbuh dia soal bisa atau tidaknya izin kegiatan itu diterbitkan.

Namun, sambung jenderal bintang satu itu, penerbitan izin itu disertai catatan. Panitia harus memiliki komitmen yang utuh soal jaminan ketertiban tablig pendakwah kontroversial itu.
Panitia ia minta untuk menandatangani komitmen soal aturan-aturan yang harus dipatuhi saat penyampaian izin di Direktorat Intelijen Polda NTB.

“Dibuat komitmennya, aturan diikuti. Tidak provokatif. Dalam rangka dakwah, dakwah yang betul-betul,” tegas Kapolda.
Ia menambahkan, pengamanannya pun tidak ada yang istimewa. “Pengamanan biasa aja. Izin itu kan jaminan keamanan,” tandasnya saat ditanya tentang kesiapan Polda NTB mengamankan jalannya tablig akbar di Lapangan Tastura, Praya, Lombok Tengah itu.

Habib Rizieq dijadwalkan menggelar tablig akbar bersama Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI (GNPF-MUI), KH Bachtiar Nasir, Minggu (29/1) mendatang. (why)