Kunjungi Lembar, Menhub Janji RIP Gili Mas Tuntas Dua Minggu

Gerung (suarantb.com) – Menteri Perhubungan (Menhub), Ir. Budi Karya Sumadi berkunjung ke Pelabuhan Lembar Lombok Barat (Lobar). Ia menjanjikan Rencana Induk Pelabuhan (RIP) Gili Mas akan selesai dalam  dua minggu ke depan.

Hal tersebut disampaikan Budi terkait masih ditemukannya beberapa persoalan terkait penyelesaian izin pembangunan terminal yang nantinya akan menjadi tempat bersandarnya kapal-kapal besar. Selama ini kapal-kapal pesiar besar belum bisa sandar di  Pelabuhan Lembar.

“Saat ini masih ada dua opsi, Lembar atau Gili Mas, tenang saja, dua minggu izinnya selesai,” ujar saat meninjau Pelabuhan Lembar, Minggu, 30 Oktober 2016.

Baca juga:  Rute Penerbangan Lombok-Singapura Harus Terwujud

Menurut Budi, terkendalanya Pelabuhan Lembar untuk menampung kapal berdiameter besar karena kecilnya areal dermaga pelabuhan akan segera teratasi dengan pembangunan Terminal Gili Mas tersebut. Hal itu merupakan langkah penting untuk menunjang perbaikan transportasi laut dari dan menuju NTB.

Menurutnya, dibangunnya Terminal Gili Mas, selain sebagai tempat bersandarnya kapal berdiameter besar, juga merupakan langkah maju rencana Pemerintah yang akan menjadikan Pelabuhan Lembar sebagai salah satu titik tol laut dari Jakarta sampai Kupang.

“Lembar ini menjadi satu titik tol laut Jakarta, Surabaya, Bima, Maumere dan Kupang. Tentunya kita akan melakukan perbaikan,” ujarnya.

Baca juga:  Desember, Penerbangan Langsung Lombok-Jeddah Mulai Dibuka

Tol laut tersebut sekaligus menjawab keluhan Gubernur Bali selama ini yang menyatakan salah satu penyebab kemacetan yang sering terjadi di Bali karena mobilitas truk yang mengangkut barang dari Pelabuhan Lembar menuju Surabaya dengan melewati Bali.

“Masalah banyaknya truk yang melewati Bali. Saya dicomplain oleh Gubernur Bali. Oleh karena itu kita sepakat, kapal roro jangan dari Lembar ke Banyuwangi, tapi langsung Surabaya,” tandasnya. (ast)