Pantau Kesiapan Angkutan Mudik Lebaran Wagub Sidak Terminal, Pelabuhan dan Bandara

(Suara NTB/nas)
SAAT sidak di Pelabuhan Lembar, Wagub H.Muh.Amin didampingi Kapolda NTB, Danrem 162/WB, Danlanud Rembiga, Danlanal Mataram, Kepala Dishubkominfo NTB, L. Bayu Windia, berkesempatan foto bersama.

Wakil Gubernur (Wagub) NTB,  H. Muh. Amin SH., M.Si melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Terminal Mandalika, Pelabuhan Lembar dan Lombok Internasional Airport (LIA), Sabtu (2/7). Sidak yang dilakukan bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopinda) itu untuk memantau kesiapan angkutan mudik Lebaran 2016.

SIDAK pertama dimulai di Terminal Mandalika, Mataram. Wagub didampingi Kapolda NTB, Danrem 162/WB, Danlanud Rembiga, Danlanal Mataram, Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) NTB, Drs. L. Bayu Windia, M.Si dan sejumlah pejabat lainnya. Di Terminal Mandalika, Wagub berkesempatan berdialog dengan penumpang bus tujuan Bima, petugas uji narkoba dari BNN Provinsi NTB dan salah seorang sopir bus. ‘’Pelayanan di Terminal Mandalika masih bisa ditingkatkan lagi agar masyarakat bisa merasakan pelayanan yang baik,’’ pinta Wagub.

Dari Terminal Mandalika, Wagub bersama rombongan melanjutkan sidak di  Pelabuhan Lembar. Untuk memfasilitasi kebutuhan mudik Lebaran 2016, pihak PT. Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Cabang Lembar menyediakan 33 armada. Kemudian  tiga dermaga juga diaktifkan untuk mengurai antrean penumpang mudik yang masuk ataupun ke luar Pulau Lombok.

Pada kesempatan itu, ia juga  meninjau kesiapan salah satu kapal penyeberangan dan posko mudik yang dipersiapkan Dishubkominfo NTB, Dinas Kesehatan Provinsi NTB dan Polda NTB. ‘’Berikan layanan terbaik bagi masyarakat. Yang paling penting, waspada pada cuaca buruk. Kalau tidak memungkinkan untuk berangkat, jangan ambil risiko,’’ pesannya.

Setelah Pelabuhan Lembar, rombongan kemudian menuju LIA. Lonjakan arus mudik di LIA sudah terjadi sejak beberapa hari terakhir. Pada Sabtu (2/7), tercatat sekitar 5.000 penumpang masuk melalui terminal kedatangan. Dari hasil pantauan yang dilakukan,  kesiapan para petugas, fasilitas pendukung di area bandara, pelabuhan dan terminal serta ketersediaan armada sudah cukup baik. ‘’Sampai saat ini tidak ada yang mengkhawatirkan. Tapi ke depannya saya harap bisa ditingkatkan. Saya berharap para petugas dapat bertugas dengan baik hingga arus mudik besok,’’ harapnya.

Amin berharap pelayanan pada saat arus mudik dapat terus diberikan dengan sebaik-baiknya sampai arus balik Lebaran nanti. ‘’Kita harapkan agara para petugas sesuai dengan tugas fungsi masing-masing dapat menjalankan tugas dengan baik dan benar. Sudah tentu masyarakat akan merasa aman dan nyaman. Nanti saat kembalinya juga demikian,’’ harapnya.

Sementara itu, General Manager (GM) PT. AP I LIA, I Gusti Ngurah Ardita mengatakan sejak pembukaan Posko Lebaran 24 Juni lalu, terjadi peningkatan jumlah penumpang di LIA. Bahkan, dua hari terakhir, katanya, jumlah penumpang dari pintu kedatangan mencapai 5.000 orang per hari. Sementara untuk keberangkatan sekitar 3.000 orang per hari. “Artinya orang masih banyak ke sini, ke Lombok,” ujarnya.

Melihat angka jumlah kedatangan dan keberangkatan itu, Ardita mengatakan hal ini menandakan Lombok, NTB sebagai destinasi pariwisata sudah bergerak. Menurutnya, momentum Lebaran ini juga bersamaan dengan libur sekolah. ‘’Ini mendukung juga untuk kegiatan ini,’’ ucapnya.

Ia memprediksi puncak arus mudik di LIA akan terjadi pada  H-2 Lebaran. Memang, katanya, sudah diprediksi jumlah penumpang melalui LIA akan meningkat pada momentum Lebaran ini. Pada triwulan I 2016, sebutnya, terjadi peningkatan jumlah penumpang sebesar 41 persen. ‘’Kita prediksi lonjakannya itu pada H-2 Lebaran,’’ pungkasnya.

Meskipun terjadi peningkatan jumlah penumpang, namun kata Ardita,  belum ada maskapai yang mengajukan extra flight. Tingkat keterisian penumpang rata-rata 91-94 persen. Ia menyebutkan, rute Jakarta-Lombok dan Denpasar-Lombok merupakan yang paling padat. (nas)