Menteri Puan Maharani Serukan Pemenuhan Hak Anak Indonesia

Mataram (suarantb.com) – Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia, Puan Maharani menyerukan pemenuhan hak-hak anak Indonesia. Hal ini disampaikan Puan pada acara puncak peringatan Hari Anak Nasional (HAN) dengan tema Akhiri Kekerasan Terhadap Anak, Sabtu, 23 Juli 2016 di Lapangan Umum Mataram.

Dengan menjamin hak anak, diharapkan anak menjadi pribadi yang berkualitas, berakhlak mulia dan sejahtera. Puan menyebutkan hak-hak anak yang harus dipenuhi ialah hak bermain, mendapatkan pendidikan, mendapatkan perlindungan, mendapatkan nama dan identitas, memperoleh status kebangsaan, mendapatkan makanan, akses kesehatan, rekreasi dan kesamaan non diskriminatif, serta hak memiliki peran dalam pembangunan sesuai dengan tingkat intelektual dan perkembangan usianya.

Puan berharap peringatan HAN tersebut dapat menjadi ajang bagi masyarakat Indonesia untuk memupuk kesadaran akan pemenuhan hak terhadap anak. “Kita semua yang

hadir dalam acara ini mau melaksanakan, mau melindungi anak Indonesia,” serunya.

Cucu presiden pertama RI ini menyampaikan anak-anak adalah harapan Indonesia di masa depan. Jika semua anak Indonesia memiliki karakter dan  iptek yang hebat, menang dalam persaingan dunia, maka kelak anak-anak dapat mengubah masa depan bangsa dan negara Indonesia.

Untuk membentuk karakter anak-anak menjadi generasi yang hebat, maka hak-hak anak harus dipenuhi. “Anak-anak kita memiliki hak yang harus dijamin dan dilindungi agar hidup tumbuh berkembang dan berpartisipasi sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan anak Indonesia,” terangnya.

Salah satu bentuk kepedulian Indonesia terhadap anak adalah adanya Forum Anak Nasional. Forum tersebut merupakan wadah partisipasi anak untuk menampung aspirasinya sebagai bentuk keikutsertaan mereka dalam membangun Indonesia menjadi negara yang maju. (rdi)