NTB Tunggu Distribusi Reagen untuk Periksa Spesimen Covid-19

Nurhandiri Eka Dewi (Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Pemprov NTB masih menunggu distribusi reagen agar bisa menguji spesimen virus Corona (Covid-19). Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah memberikan izin dua laboratorium di NTB untuk memeriksa spesimen Covid-19 pada Maret lalu.

Dua laboratorium itu, Laboratorium Biomedik Litbangkes Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) NTB dan Laboratorium Rumah Sakit Universitas Mataram (RS Unram). Namun, hingga saat ini dua laboratorium tersebut masih belum bisa digunakan untuk memeriksa spesimen Covid-19, karena masih menunggu reagen atau bahan kimia untuk tes Covid-19.

Iklan

Reagen diperlukan untuk mendeteksi virus Corona dari tubuh pasien. Pemeriksaan dilakukan terhadap swab dari sampel cairan dari bagian hidung atau tenggorokan pasien.

‘’(Reagen) belum datang. Semoga minggu ini datang,’’ kata Kepala Dinas Kesehatan (Dikes) NTB, dr. Nurhandini Eka Dewi, Sp.A, MPH dikonfirmasi di Kantor Gubernur, Rabu, 1 April 2020 siang.

Ia mengatakan, Pemprov masih menunggu distribusi reagen tersebut. Apabila reagen sudah datang, maka dua laboratorium yang sudah ditunjuk Kemenkes tersebut akan dapat digunakan untuk memeriksa spesimen Covid-19.

Sembari menunggu pengiriman reagen untuk dua laboratorium yang ada. Pemprov NTB sudah bisa melakukan rapid test atau test cepat. Sebagaimana keterangan Kepala Pelaksana BPBD NTB, H. Ahsanul Khalik, S. Sos, MH, Pemprov NTB menerima 4.800 alat rapid test.

Alat rapat test sebanyak itu dapat dipergunakan untuk 2.400 orang, Di mana, Pemprov akan memprioritaskan pemeriksaan rapid test untuk tenaga kesehatan yang menangani pasien dan Orang Dalam Pemantauan (ODP) Covid-19.

Diketahui, saat ini spesimen Corona dari NTB diperiksa di Litbangkes Jakarta dan laboratorium yang ada di Surabaya Jawa Timur. Hasil pemeriksaan spesimen akan keluar sekitar enam hari. Apabila spesimen Corona diperiksa di dua laboratorium yang ada di NTB, maka hasilnya bisa  keluar dalam jangka dua hari.

Sebagaimana diketahui, sebelumnya Kemenkes menunjuk satu laboratorium di NTB sebagai tempat pemeriksaan spesimen Corona yakni Laboratorium Biomedik Litbangkes RSUD NTB. Kemudian Kemenkes memberikan izin satu lagi laboratorium di NTB untuk memeriksa spesimen Corona yakni laboratorium RS Unram.

Penetapan Laboratorium RS Unram sebagai tempat pemeriksaan spesimen Corona berdasarkan surat Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor HK.01.07/MENKES/216/2020 menyusul tiga laboratorium kesehatan daerah lainnya. Di antaranya laboratorium pada Rumah Sakit Universitas Sebelas Maret Surakarta, Jawa Tengah, Lembaga Penyakit Tropis Universitas Airlangga dan Laboratorium Mikrabiologi Kilinik Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Dalam SK Menteri Kesehatan tersebut dijelaskan bahwa Laboratorium yang telah mendapat izin pemerikasaan wabah corona itu memiliki tugas-tugas sebagai berikut. Pertama, menerima spesimen untuk pemeriksaan Covid-19 dari rumah sakit/Dinas Kesehatan/laboratorium kesehatan lainnya.

Kedua, melakukan pemeriksaan screening pada spesimen Covid-19 menggunakan form dan standar operasional prosedur yang telah ditetapkan oleh badan penelitian dan pengembangan kesehatan. Ketiga, mengirimkan seluruh spesimen untuk uji validasi ke laboratorium rujukan nasional Covid-19. (nas)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional