NTB Tuan Rumah, Unram Sukses Selenggarakan Seminar MAPEKI XXIV dan IWoRS XIII

Suasana seminar nasional masyarakat peneliti kayu.(Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Provinsi Nusa Tenggara Barat menjadi tuan rumah penyelenggaraan seminar nasional dan internasional masyarakat peneliti kayu Indonesia yang diselenggarakan secara daring (online) selama dua hari.

Seminar Nasional Masyarakat Peneliti Kayu Indonesia (MAPEKI) ke-XXIV dan seminar inetrnasional Indonesian Wood Research Society (IWoRS) ke-XIII adalah agenda tahunan. Untuk tahun 2021 ini, penyelenggaraannya bekerja sama dengan Jurusan Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Mataram (Unram) selaku panitia.

Iklan

MAPEKI ke-XXIV diselenggarakan Rabu, 1 September 2021, menghadirkan narasumber dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) yaitu, Prof. Dr. Subyakto. Dari Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB University yaitu Prof. Dr. Yusuf Sudo Hadi, dan Prof. Buan Anshari , Ph.D., dari Fakultas Teknik Unram. Sambutan pembukaan dilakukan oleh Dekan Fakultas Pertanian Universitas Mataram, Ir. Sudirman. M.Sc,.Ph.D.

Seminar ini dimoderatori Dr. Andi Chairil Ichsan S.Hut.,M. Si., dari Jurusan Kehutanan Unram. Seminar ini mengambil tema Membangun Strategi Inklusif Pengelolaan Kehutanan Berkelanjutan untuk Perlindungan Sosial dan Pemulihan Ekonomi pada Masa dan Pasca Covid-19.

Sementara itu, Seminar Internasional IWoRS ke-XIII pada Kamis, 2 September 2021 dibuka langsung oleh Rektor Unram, Prof. Dr. Lalu. Husni, SH., M.Hum., menghadirkan narasumber, Dr. Agus Justianto (Director General Forestry and Environment Research), Assc. Prof. Dr. David Auty (Northen Arizona University), Prof. Dr. Ryo Funada (President of the Japan Wood Research Society), Prof. Jegatheswaran Ratnasingam (University Putra Malaysia), Prof. Zhongwei Guan, Ph.D., (Executive Director of Advance Materials Reseacrh Center), dan Dr. Wen-Saho Chang (The University of Sheffield).

Dimoderatori langsung oleh Prof. Buan Anshari, Ph.D dari Universitas Mataram. Mengambil tema yang sama Inclusive Strategy Development for Sustainable Forestry Management Through Social Protection and Economic Recovery During and After Covid-19. Peserta seminar nasional dan internasional ini berasal dari berbagai daerah di Indonesia dan berbagai negara belahan dunia.

Ketua Panitia Seminar Nasional dan Internasiolan Masyarakat Peneliti Kayu ini, Dr. Hairil Anwar, S.Hut. MP., menjelaskan, seminar ini adalah ajang bertemunya para peneliti dan pakar kayu di Indonesia maupun dari berbagai negara untuk mempersentasikan hasil-hasil penelitiannya.

Seperti diketahui, masyarakat peneliti kayu terus melakukan penilitian. Hasil penelitian yang dianggap paling relevan dari sisi inovasi dan teknologi untuk kebutuhan saat ini, nantinya diharapkan akan diadopsi oleh dunia industri khususnya inudustri kayu. Baik yang ada di dalam negeri, maupun diberbagai negara lainnya.

“Seminar tahunan ini adalah ajang silaturahmi dan mempublikasikan karya dan inovasi masing-masing peneliti utuk diterapkan oleh dunia industri,” jelas Kepala Program Studi Jurusan Kehutanan Fakultas Pertanian Unram ini.

Output yang tak kalah penting dari kegiatan ini adalah pembelajaran bagi seluruh pihak terkait, khususnya bagi peserta yang mengikuti kegiatan seminar. Tak lupa, Dr. Hairil turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dan menyukseskan seminar nasional dan internasional ini. Ia berharap, luaran atau output yang dihasilkan juga akan memberi manfaat yang baik bagi masyarakat nasional dan internasional. (bul)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional