NTB Siapkan Hotel dan RS Darurat, Lokasi Penanganan Kru dan Penonton WSBK Terpapar Covid-19

H. Lalu Hamzi Fikri (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Pemprov melalui Dinas Kesehatan (Dikes) NTB menyiapkan skenario penanganan kru dan penonton World Superbike (WSBK) Mandalika yang terpapar Covid-19. Pemprov menyiapkan sejumlah hotel dan RS Darurat Asrama Haji sebagai lokasi isolasi dan perawatan pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19.

‘’Kita antisipasi saat pelaksanaan World Superbike. Kita tak menginginkan lonjakan kasus dan ada klaster baru. Kami sudah menyiapkan skenarionya,’’ kata Kepala Dikes NTB, dr. H. Lalu Hamzi Fikri, M.M., MARS., dikonfirmasi di Mataram, Rabu, 6 Oktober 2021.

Iklan

Fikri menyebutkan, ada 12 RS Darurat Covid-19 yang disiapkan Pemprov NTB sesuai dengan surat keputusan gubernur. 12 RS Darurat Covid-19 tersebut berupa hotel, RS Darurat Asrama Haji dan RS Darurat Wisma Tambora.

Bagi tamu atau penonton yang terkonfirmasi positif Covid-19 tanpa gejala, maka akan dilakukan isolasi di hotel. Namun, jika ada yang bergejala, maka ditangani di RS Darurat Asrama Haji.

Fikri mengatakan pihaknya sudah berkomunikasi dengan ITDC dan MGPA. Jika ada kru dan penonton yang terdeteksi positif Covid-19 dari hasil swab antigen maupun PCR, maka mereka akan diserahkan ke Satgas Covid-19.

Namun, sebelum diserahkan ke Satgas Covid-19, penonton maupun kru WSBK yang terkonfirmasi positif terlebih dahulu diisolasi sementara di lokasi yang disiapkan di KEK Mandalika. Baru kemudian diserahkan ke Satgas Covid-19 untuk penanganan lebih lanjut.

Untuk mencegah adanya penularan Covid-19, Fikri mengatakan sebelum memasuki area Sirkuit Mandalika, baik kru dan penonton harus diswab antigen. Kemudian, mereka juga harus menggunakan aplikasi PeduliLindungi.

Pengunaan aplikasi PeduliLindungi juga bertujuan agar tidak terjadi kerumunan penonton di pintu masuk sirkuit. “Dalam SOP yang sudah kita diskusikan dengan ITDC dan MGPA, jika ada kasus positif segera diisolasi. Di sana disiapkan isolasi sementara sebelum dikirim ke RS Darurat Asrama Haji, hotel dan rumah sakit rujukan,” terangnya.

Fikri menyebutkan akan disiapkan lima lokasi untuk swab antigen sebelum penonton memasuki Sirkuit Mandalika. Melihat perkiraan jumlah penonton yang mencapai puluhan ribu orang, mulai dari sekarang sudah disiapkan logistik antigen buatan NTB, yaitu Entram. (nas)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional