“NTB Satu Data” Asa Menuju “NTB Big Data”

Kadiskominfotik Provinsi NTB, Dr. Najamuddin Amy. (Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – NTB Satu Data diharapkan menjadi sebuah program aplikasi “Big Data” dari seluruh data Sektoral dan program unggulan Pemerintah Provinsi NTB dengan kedalaman data by name by addres sampai pada tingkat desa dan dusun.

Tujuan dari penyelenggaraan NTB Satu Data sebagai bentuk pembinaan data tingkat daerah, Walidata tingkat daerah, Walidata Pendukung dan Produsen Data tingkat daerah.

Iklan

“Kedepan kita akan merambah ke Kabupaten Kota, jangan ragu apabila tidak memiliki aplikasi tetapi bisa menggunakan aplikasi NTB Satu Data, karena aplikasi kita adalah aplikasi terbuka,” tegas Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Kadiskominfotik) Provinsi NTB, Dr. Najamuddin Amy, S.Sos, MM, baru-baru ini.

Kadiskominfotik Provinsi NTB, Dr. Najamuddin Amy saat membuka kegiatan Rapat Forum Data OPD NTB bertajuk “Data Andal untuk NTB Gemilang” di Waterpark Nirwana Mataram, Kamis, 23 September 2021.(Suara NTB/ist)

Najamuddin juga mengajak agar seluruh OPD Tingkat Provinsi NTB untuk menjadi garda terdepan dalam menyediakan data melalui aplikasi NTB Satu Data.

“Ayo kita sama-sama menjadi yang terdepan, pasti tidak ada satu pun surat yang tidak membutuhkan data tetapi semua membutuhkan data seperti apa yang sudah kita lakukan dan apa yang akan kita lakukan kedepannya,” harapnya.

Maka dari itu, sinergitas, kolaborasi dan kerjasama harus dilakukan seluruh Organisasi Tingkat Daerah (OPD) Provinsi NTB dalam mewujudkan portal NTB Satu Data agar memberikan pelayanan data secara terbuka kepada seluruh masyarakat.

“Penting bagi kita semua untuk bersinergi, kolaborasi dan bekerjasama untuk mewujudkan portal NTB Satu Data agar menjadi program unggulan yang betul-betul bisa memberikan pelayanan data secara terbuka kepada seluruh stakeholder,”  kata Najamuddin.

Era Informasi dan Digitalisasi

Empat urusan utama Dinas Komunikasi Informasi dan Statistik (Diskominfotik) dalam era informasi dan digitalisasi menjadikan perannya sangat penting.

“Tugasnya sangat berat. Mengkolaborasikan komunikasi, informasi, sandi dan statistik membuat dinas ini bukan dinas kelas dua”, ujar Kepala Dinas Kominfotik NTB, Dr Najamudin Amy saat membuka rapat koordinasi Diskominfotik se NTB di Hotel Grand Legi, Selasa, 12 Oktober 2021.

Dikatakannya, di urutan pertama adalah pelaksanaan indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang selalu dinilai pemerintah pusat setiap tahunnya, lalu data sektoral yang nantinya terintegrasi dengan Indonesia Satu Data dan indeks keamanan informasi serta keterbukaan informasi yang seluruh nilainya berada di posisi yang baik.

“Indeks SPBE kita di angka tiga dari penilaian satu sampai lima kemudian pengumpulan data kita sudah melampaui target seratus persen dari delapan puluh persen pada Desember depan. Sedangkan indeks keamanan informasi kita di level dua plus dari tertinggi tiga plus dan indeks keterbukaan informasi yang berstatus informatif,” jelas Najam.

Untuk itu, peran Diskominfotik kabupaten/ kota sangat dibutuhkan dalam rangka kolaborasi dan sinergi.

Senada dengan itu, staf ahli bidang pemerintahan dan pelayanan publik, H Abdul Aziz mewakili Wakil Gubernur mengatakan, peran penting Diskominfotik di era informasi tidak hanya memastikan masyarakat memperoleh informasi yang membangun namun juga menyediakan basis data yang dibutuhkan dalam memutuskan kebijakan arah pembangunan.

“Indikator indikator pembangunan seperti angka kemiskinan, IPM dan lain lain harus dapat dipertanggungjawabkan dan dikomunikasikan ke masyarakat oleh penyelenggara pemerintahan dalam hal ini kepala daerah dan dinas Kominfotik”, tutupnya. (tim)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional