NTB Peroleh Kuota Tambahan 398 JCH

Mataram (Suara NTB) – Kementerian Agama (Kemenag) RI memberikan kuota tambahan Jemaah Calon Haji (JCH) untuk NTB sebanyak 398 orang. Dengan adanya penambahan kuota ini, maka JCH NTB yang akan berangkat haji tahun ini sebanyak 4.962 orang, termasuk di dalamnya petugas kesehatan dan tim pembimbing haji daerah.

Kepala Bidang Haji dan Umrah melalui Kasubag Humas Kanwil Kemenag NTB, Suherman menyebutkan, semula kuota haji untuk NTB sebanyak 4.564 orang. Terdiri dari JCH sebanyak 4.476 orang, Tim Pembimbing Haji Daerah (TPHD) 38 orang dan petugas kesehatan 50 orang. Sehingga jumlahnya 4.564 orang.

Iklan

Dengan adanya tambahan kuota haji dari Pemerintah Arab Saudi sebanyak 10 ribu orang. Maka pemerintah pusat melalui Kemenag RI melakukan pembagian setiap provinsi. Di mana, NTB mendapatkan kuota tambahan sebanyak 398 orang.

‘’Jumlah penambahan kuotanya 398 orang se-NTB. Diperuntukkan, 50 persen untuk jemaah  reguler dan 50 persen untuk jemaah  lansia,’’ kata Suherman dikonfirmasi Suara NTB, Senin (29/4) kemarin.

Suherman menjelaskan, 50 persen kuota tambahan untuk JCH reguler tersebut disesuaikan dengan nomor porsi. Sedangkan 50 persen kuota tambahan untuk JCH lansia akan diutamakan bagi yang usianya lebih tinggi.

Pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) bagi JCH tambahan ini akan mulai dilakukan 30 April – 10 Mei 2019. Khusus untuk JCH tambahan untuk lansia, kata Suherman, sudah banyak jemaah yang mengusulkan. ‘’Nanti akan diambil usia tertinggi (tertua),’’ tandasnya.

Apakah penambahan kuota ini akan berpengaruh terhadap jumlah kelompok terbang (kloter) JCH NTB Embarkasi Lombok? Suherman mengatakan, jumlah kloter kemungkinan sama seperti tahun sebelumnya, antara 10 – 11 kloter.

Diketahui, BPIH Embarkasi Lombok pada 2019 ditetapkan sebesar Rp38,4 juta lebih. BPIH Embarkasi Lombok merupakan tertinggi ke dua setelah Embarkasi Makassar yang ditetapkan sebesar Rp39,2 juta lebih. Sedangkan BPIH tereandah adalah Embarkasi Aceh sebesar Rp30,8 juta lebih. (nas)