NTB Peroleh Hibah Pemeliharaan Jalan dari Australia

Wedha Magma Ardhi (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Pemprov NTB mendapatkan bantuan dana hibah pemeliharaan jalan provinsi dari Australia. Dana hibah pemeliharaan jalan lewat program Kemitraan Indonesia Australia untuk Infrastruktur (KIAT) akan masuk dalam APBD Perubahan (APBD-P) 2019.

Kepala Bappeda NTB, Ir. Wedha Magma Ardhi, M. TP menyebutkan, dana hibah pemeliharaan jalan yang diperoleh dari Australia sebesar Rp4,6 miliar. Pemprov berkewajiban mengalokasikan sharing sebesar Rp6 miliar.

Iklan

‘’Kalau APBD-P besok, Insya Allah kita dapat Rp4,6 miliar dari KIAT. Rp4 miliar untuk pemeliharaan jalan dan Rp600 juta untuk Capacity Building Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan,” kata Ardhi dikonfirmasi Suara NTB, kemarin.

Sehingga total dana pemeliharaan jalan dalam APBD-P mendatang sebesar Rp10 miliar. Ia menjelaskan, proyek pemeliharaan jalan ini akan dilelang dengan sistem e-catalog.

‘’Kita sudah punya dua e-catalog. Nanti begitu diketok, langsung kita kontrak. Ndak perlu tender. Dan ini baru pertama di Indonesia, pemeliharaan jalan dengan sistem e-catalog,’’ terangnya.

NTB  dengan luas wilayah 20.153,15 Km2, memiliki jalan provinsi sepanjang 1.484,43 km. Terdiri atas jalan provinsi di Pulau Lombok sepanjang 528,26 Km dan di Pulau Sumbawa sepanjang 956,27 Km.

Tingkat kemantapan jalan provinsi pada akhir tahun 2018 sebesar 83,65 persen. Artinya,  masih terdapat 242,71 Km jalan provinsi yang berada dalam kondisi tidak mantap.

Terdiri atas jalan aspal rusak berat sepanjang 53 Km, jalan kerikil sepanjang 28,76 Km, jalan tanah sepanjang 35,92 Km serta jalan yang belum bisa dilalui atau belum terhubung sepanjang 125,03 Km.

Selain kondisi rusak dan belum terbangun, permasalahan pengelolaan infrastruktur jalan provinsi di NTB adalah masih cukup tingginya laju penurunan kondisi jalan.  Dimana pada akhir tahun 2018, laju penurunan kondisi jalan masih berada dikisaran 5-6 persen per tahun.  Artinya, setiap tahun 62-75 Km jalan yang berada dalam kondisi mantap akan mengalami penurunan kondisi menjadi jalan rusak atau tidak mantap. (nas)