NTB Peroleh Alokasi DAK Fisik Rp2,27 Triliun Tahun 2022

0
Sudarmanto (Suara NTB/nas)

Mataram (Suara NTB) – Dana transfer Pemerintah Pusat berupa Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik untuk NTB tahun 2022 meningkat dibandingkan 2021. Tahun 2022, NTB memperoleh pagu alokasi DAK Fisik sebesar Rp2,27 triliun lebih.

Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPB) NTB, Sudarmanto, S.E., M.M., di Mataram, Selasa, 30 November 2021 menyebutkan pada 2021, alokasi DAK Fisik untuk Pemprov NTB dan 10 Pemda Kabupaten/Kota sebesar Rp1,911 triliun. Pada tahun 2022, jumlahnya meningkat menjadi Rp2,27 triliun.

IKLAN

Dari 11 Pemda di NTB, sebanyak delapan Pemda mengalami peningkatan perolehan DAK Fisik tahun 2022. Sedangkan tiga Pemda mengalami penurunan. Tujuh Pemda yang mengalami peningkatan peroleh DAK Fisik tahun depan, yaitu Pemprov NTB, Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur, Bima, Sumbawa, Dompu dan Kota Bima. Sedangkan tiga Pemda yang mengalami penurunan, yaitu Sumbawa Barat, Lombok Utara, dan Kota Mataram.

Sudarmanto merincikan, Pemprov NTB memperoleh alokasi DAK Fisik tahun 2022 sebesar Rp488,63 miliar lebih, meningkat dibandingkan tahun 2021 sebesar Rp393,37 miliar lebih. Kemudian Lombok Barat sebesar Rp189,02 miliar, meningkat dibandingkan tahun 2021 sebesar Rp159,75 miliar.

Lombok Tengah sebesar Rp230,69 miliar, meningkat dibandingkan tahun 2021 sebesar Rp228,21 miliar. Lombok Timur sebesar Rp339,7 miliar, meningkat dibandingkan tahun 2021 sebesar Rp282,82 miliar.

Selanjutnya Bima sebesar Rp227,94 miliar, meningkat dibandingkan tahun 2021 sebesar Rp209,87 miliar. Sumbawa sebesar Rp258,35 miliar, meningkat dibandingkan tahun 2021 sebesar Rp140,71 miliar dan Dompu  sebesar Rp194,9 miliar, meningkat dibandingkan tahun 2021 sebesar Rp90,22 miliar. Dan Kota Bima memperoleh Rp92,29 miliar, meningkat dibandingkan tahun 2021 sebesar Rp69,11 miliar.

Sedangkan Sumbawa Barat memperoleh Rp104,63 miliar, turun dibandingkan tahun 2021 sebesar Rp110,91 miliar. Kemudian, Lombok Utara memperoleh Rp103,6 miliar, turun dibandingkan tahun 2021 sebesar Rp114,29 miliar.  Selanjutnya Kota Mataram memperoleh Rp41,11 miliar, turun dibandingkan tahun 2021 sebesar Rp112,25 miliar. (nas)