NTB Masuk Nominasi Produk Unggulan TTG 2016

Mataram (suarantb.com) – Gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) XVIII  Tingkat Nasional Tahun 2016 akan dibuka besok, Rabu, 23 November 2016. Dalam ajang ini produk tepat guna asal NTB berhasil masuk dalam nominasi produk unggulan TTGN XVIII bersama 17 provinsi lainnya. Demikian disampaikan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) NTB, H. Rusman, Selasa, 22 November 2016.

“Selain Teknologi Tepat Guna (TTG) yang dipamerkan di stan, ada TTG unggulan dari 18 provinsi yang akan dipamerkan. Kita masuk kategori teknologi unggulan dengan alat pemotong beling yang ditemukan oleh Ibu Raodah. Hasil pemotongan ini kemudian bisa diolah lagi,” terangnya.

Iklan

Pemberian penghargaan bagi produk TTG unggulan dijelaskan Rusman akan dilakukan pada penutupan acara TTG XVIII. Bersama dengan penghargaan stan terbaik. Sedangkan pada saat pembukaan besok, Rabu, 23 November 2016 akan diberikan penghargaan untuk kategori penemu inovasi TTG dan kategori Pos Pelayanan Teknologi (Posyantek) yang aktif di desa.

Acara Gelar TTG Tingkat Nasional XVIII ini akan berlangsung mulai tanggal 23-26 November 2016 berlokasi di area Islamic Center (IC) menampilkan penemuan Teknologi Tepat Guna (TTG) dari seluruh provinsi di Indonesia. Pada pembukaan besok, bersama dengan kehadiran Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi akan ada tujuh gubernur dari luar NTB yang akan hadir, yakni Gubernur Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, Aceh, Riau, Maluku Utara, Gorontalo dan Nusa Tenggara Timur.

Untuk stan NTB sendiri, Rusman mengaku akan ada 12 produk TTG yang akan dipamerkan. Dari keseluruhan 30 produk TTG yang dihasilkan dari seluruh kabupaten/kota di NTB dan provinsi. “Nanti kita atur bagaimana memajangnya, karena ukuran stan kita cuma 3×3 meter persegi. Kita pilih temuan yang menarik untuk dipamerkan,” ujarnya.

  Berkunjung ke Lotim, Jokowi Ziarah Makam Maulana Syekh dan Bagi-bagi Sepeda

Pelaksanaan TTG XVIII di NTB disebut Rusman bisa menjadi motivasi bagi pelajar untuk bisa berinovasi dan berkreasi mengembangkan teknologi yang ada. “Kalau dilihat dari segi ekonomi, bisa dilihat sekarang semua hotel penuh. Untuk sektor kuliner, kuliner kita sudah diakui luar biasa oleh daerah lain. Apalagi alam kita,” ucapnya.

Untuk memperkenalkan wisata teknologi di NTB, Rusman menyebutkan akan ada acara Widya Wisata Teknologi untuk 400 peserta.

“Nanti akan kita ajak keliling ke Rungkang melihat kerajinan cukli dan mutiara, sekalian melihat Kampung Digital. Lanjut ke Taman Narmada, kemudian ke Desa Sukarara menengok proses tenun. Kalau masih ada waktu, kita ke Desa Nyerot melihat pengolahan rumput laut jadi dodol dan manisan,” paparnya. (ros)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here