NTB Kirim 3.000 Ton Beras ke Bali

Mataram (Suara NTB) – Perum Bulog Divre NTB mengirim 3.000 ton beras ke provinsi tetangga. Movenas dilakukan dalam rangka pemerataan stok secara nasional.

Beras yang dirikim oleh perusahaan pelat merah ini, adalah serapan dari beras dan gabah petani yang ada di Kabupaten Sumbawa dan Kabupaten Sumbawa Barat. Pengiriman beras ke Pulau Dewata Senin, 24 Juli 2017, disaksikan langsung oleh pemerintah daerah setempat di Kabupaten Sumbawa dari Gudang GBB Labuhan Perum Bulog Sub Divre Sumbawa.

Iklan

Pemerintah daerah setempat mendukung pengiriman perdana ini, karena dikuatkan keyakinan padi dan beras dari Sumbawa cukup berkualitas untuk dikirim ke provinsi tetangga. Dengan demikian, harga yang didapat petani akan lebih kompetitif.

Lantas bagaimana dengan ketersediaan stok beras di dalam daerah? Kepala Divre Perum Bulog Wilayah NTB, Achmad Ma`mun menegaskan pengiriman beras keluar daerah dilakukan karena kebutuhan  untuk NTB sudah tercukupi sampai dengan 9 bulan ke depan.

Ketersediaan stok saat ini setara beras 61.000 ton beras atau ketahanan stok cukup sampai dengan Bulan Maret 2018. Apalagi pengadaan yang dilakukan Perum Bulog Divre NTB terus berjalan hingga akhir tahun.

“Artinya bahwa Provinsi NTB secara umum surplus beras,” demikian Ma`mun.

Pengiriman beras dari NTB ke Bali kemarin, termasuk salah satu prestasi Perum Bulog Divre NTB pada tahun ini. Mengapa demikian? pengadaan Divre NTB sampai dengan Bulan Juli 2017 sebanyak 43.354 ton, atau setara 40 persen dari target serapan tahun 2017 sejumlah 184.000 ton beras. Secara Nasional Divre NTB menempati ranking 5 dari jumlah serapan beras sampai dengan bulan Juli ini.

“Kita masih punya waktu 6 bulan lagi dan kita tetap optimis target serapan akan tercapai,” imbuhnya.

Selain pengiriman dari Sumbawa Ke Bali, dilakukan juga movereg, atau perpindahan beras regional NTB. Yaitu dari Sumbawa menuju Subdivre Lombok Timur. Hal ini dilakukan untuk pemerataan stok di setiap sub divre di provinsi ini.

Hal itu juga dilakukan untuk memenuhi kebutuhan penyaluran Rastra Lombok Timur yang paling besar  disbanding kabupaten/kota lainnya di NTB. Rumah Tangga Sasaran (RTS) penerima di Lombok Timur sekitar 2.100 ton beras per bulan alokasi.

Karena itulah, bantuan beras dari Sub Divre Sumbawa ke Sub Divre Lombok Timur sebesar 3.000 ton. Movenas akan terus dilakukan, selama stok di dalam daerah terpenuhi dan Bulog pusat mengeluarkan rekomendasi. (bul)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here