NTB Kekurangan Armada Bus

H. Lalu Moh. Faozal (Suara NTB/nas)

PEMPROV NTB melalui Dinas Perhubungan (Dishub) telah menghitung kebutuhan armada bus untuk transportasi umum dari Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) ke Sirkuit Mandalika. Dengan jumlah penonton yang diperkirakan hampir 30.000 orang pada saat gelaran event World Superbike (WSBK) pada 12 – 14 November mendatang, NTB membutuhkan sedikitnya 50 bus.

Kepala Dishub NTB, H. Lalu Moh. Faozal, S.Sos., M. Si., menyebutkan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan menyiapkan 20 bus pada saat gelaran WSBK. Namun, menurut Faozal, jumlah itu masih sangat kurang.

Iklan

“Karena penontonnya sampai 30 ribu orang. Kalau hanya 20 bus, crowded banget. Mungkin tidak akan cukup. Itu yang kita minta tambahan. Dan sudah disampaikan pak Gubernur untuk ditambah busnya untuk fasilitas selter bus. Kita minta 50 bus,” sebut Faozal dikonfirmasi di Kantor Gubernur, Kamis, 26 Agustus 2021.

Selain itu, Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) juga diminta segera menyelesaikan tiga titik kantong parkir di bagian timur KEK Mandalika atau ujung jalan bypass BIZAM – Mandalika. Karena semua kendaraan yang datang dari bandara, akan parkir di tempat tersebut.

“Tidak ada aktivitas menuju venue utama. Ini kita minta ITDC percepat,” katanya.

Dalam perhelatan WSBK pertengahan November mendatang, kata Faozal, 80 persen penonton ditargetkan menggunakan transportasi umum. Penonton akan naik transportasi umum yakni bus yang disiapkan Kemenhub dari bandara, kemudian dibawa menuju Sirkuit Mandalika.

“Di bandara ada empat titik kantong parkir, hub parkir di bandara. Kita akan simulasikan,” terangnya.

Faozal menambahkan, utilitas jalan bypass BIZAM – KEK Mandalika juga menjadi perhatian dalam rapat koordinasi yang digelar bersama Menko Maritim dan Investasi (Marves) Luhut Binsar Panjaitan beberapa hari lalu. Dalam rangka mendukung manajemen rekayasa lalu lintas yang sedang disusun dan dalam waktu dekat akan disimulasikan.

“Bentuknya, kita minta jalan bypass sepanjang 17,3 km, September sudah jadi dan uji coba. Tetapi yang belum ada belanjanya, utilitasnya, keselamatannya, atau marka jalan.  Itu kita usulkan dan pak Menko dan Menteri Perhubungan siap untuk menyiapkan,” tandasnya. (nas)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional