NTB Harus Bebas dari Investasi Bodong

Wimboh Santoso (Suara NTB/bul)

Mataram (Suara NTB) – Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Wimboh Santoso menegaskan Provinsi NTB harus terbebas dari investasi bodong. Seperti diketahui, beberapa investasi bodong yang menjadi perhatian di NTB diantaranya HIPO, Master Pedas, dan saat ini bergulir adalah Dapoer Emak Caca.

Penegasan itu disampaikan, orang nomor satu OJK saat menggelar pertemuan dengan wartawan, usai peresmian gedung baru OJK NTB di Mataram, Senin, 9 November 2020. Seperti diketahui, Satgas Waspada Investasi saat ini gencar memberantas tawaran investasi bodong yang ditawarkan melalui daring (online), atau dengan skema bisnis multi level marketing (MLM).

Iklan

Dengan diresmikannya kantor baru OJK Provinsi NTB, Wimboh berharap besar, keberadaan investasi bodong dapat disudahi. Gedung berlantai empat ini menyiapkan sejumlah fasilitas untuk memperkuat sinergi dengan seluruh stakeholders Satgas Waspada Investasi, serta masyarakat.

‘’Ada ruang pertemuan yang memadai, fasilitas ini juga dapat dimanfaatkan oleh milenial untuk melakukan kegiatan yang berkaitan dengan industry jasa keuangan,’’ imbuhnya.

Wimboh juga menambahkan, Satgas Waspada Investasi, di dalamnya adalah Aparat Penegak Hukum (APH) adalah satu tim kuat untuk memerangi investasi bodong. Karena itu, ia menantang, jika ada terindikasi aktivitas investasi bodong, agar segera dilaporkan dan ditindak langsung.

‘’Kalau ada tanda-tanda investasi bodong, laporkan ke saya sekarang. Kita kasi sanksi dan kita proses,’’ tegasnya.

Tidak sedikit aktivitas investasi bodong telah ditangani, bahkan diberikan sanksi. Penyebaran informasi hoaks juga diproses. ‘’Pagi dilaporkan, sore sudah diproses,’’ jelas Wimboh. Karena itu, agar NTB terbebas dari investasi bodong, diperlukan kerjasama yang kuat dengan seluruh stakeholders.

Wimboh menganggap NTB sebagai provinsi yang luar biasa. Karena di tengah pandemi Corona, industri keuangannya tumbuh cukup tinggi dibandingkan daerah-daerah lainnya di Indonesia. Karena itu, peran industri keuangan dan seluruh pemangku kepentingan, serta stakeholders diperlukan kerjasama yang semakin baik untuk menumbuhkan perekonomiannya.(bul)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional