NTB Dipredikasi akan Alami Kekeringan Ekstrem

Ilustrasi kekeringan (Suara NTB/pexels)

Mataram (Suara NTB) – Prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi, NTB salah satu provinsi yang akan mengalami kekeringan kategori ekstrem. Dari hasil monitoring Hari Tanpa Hujan (HTH), NTB tidak diguyur hujan berturut turut selama 60 hari kedepan.

Kepala Pusat Informasi Perubahan Iklim BMKG RI,  Dodo Gunawan menyebut, HTH selama 60 hari menunjukkan kekeringan panjang. “60 HTH di NTB ini masuk dalam kategori kekeringan ekstrem,” kata Dodo Guawan kepada Suara NTB, Senin, 24 Juni 2019.

Iklan

Sesuai hasil monitoring HTH, update dasarian I (10 hari) Juni 2019,  sebagian besar wilayah NTB menunjukkan pada kategori sangat panjang antara 31 sampai 60 hari. “Namun di antara itu, terdapat beberapa wilayah dengan kategori sangat pendek  antara 1  sampai 5 hari, yaitu Lambitu, Madapangga, Dompu, Aikmel, Masbagik, Sikur, dan Brang Rea,” sebut Dodo.

Begitu juga hasil monitoring dasarian II bulan Juni 2019,  HTH  berturut – turut di sebagian besar wilayah NTB menunjukkan pada kategori panjang, yakni 21 sampai 30 hari hingga kategori sangat panjang  31 sampai 60 hari.

“Selain itu terdapat beberapa wilayah seperti wilayah Kota Mataram, Kabupaten Lombok Barat, Kabupaten Lombok Tengah  dan sebagian Kabupaten Lombok Timur bagian barat  termasuk dalam kategori sangat pendek,  1 sampai 5 hari, hingga pendek  6 sampai   10hari,” paparnya.

Mengenai analisis curah hujan dan sifat hujan dasarian I bulan Juni, di seluruh wilayah NTB antara   0 sampai 10 mm,   Curah Hujan tertinggi terjadi di Labangka, Kabupaten Sumbawa Besar dengan curah hujan 12 mm per dasarian. “Sifat hujan pada dasarian 1 Juni 2019 berkisar pada  bawah normal hingga atas normal,” kata Dodo.

Sementara prakiraan probabilistik dasarian II bulan sama, peluang terjadinya curah hujan kurang dari 20 mm per dasarian di sebagian besar wilayah NTB. Pada dasarian II Juni 2019 sebesar 20 sampau 60 persen di  sebagian besar Kabupaten Lombok Timur, sebagian Kabupaten Lombok Tengah,  peluang sebesar 30  sampai 80 persen  terjadi di wilayah Kabupaten Sumbawa Barat dan Sebagian Kabupaten Sumbawa.

Analisis curah hujan dan sifat hujan dasarian II bulan Juni 2019

Analisis Curah Hujan Dasarian II Bulan Juni Tahun 2019 wilayah NTB berada pada kategori rendah. Ditambahkan Dodo, curah Hujan tertinggi terjadi di Sekongkang, Kabupaten Sumbawa Barat dengan curah hujan 43 mm per dasarian. Sifat hujan pada dasarian II Juni 2019 berkisar pada  Bawah Normal hingga Atas Normal.

Sementara prakiraan probabilistik dasarian III bulan Juni, peluang terjadinya curah hujan lebi dari 20 mm per  dasarian di sebagian besar wilayah NTB, pada dasarian II Juni 2019 sebesar kurang dari 10 persen yang terjadi merata di seluruh wilayah NTB. (ars)