NTB Diminta Lakukan Persiapan, Pilgub dan Pilkada 10 Kabupaten/Kota Direncanakan 26 November 2024

H. Ahmad Doli Kurnia Tandjung (Suara NTB/nas)

Mataram (Suara NTB) – Komisi II DPR RI meminta Pemda, termasuk NTB untuk melakukan persiapan untuk menghadapi Pemilihan Gubernur (Pilgub) dan Pilkada 10 kabupaten/kota yang akan dilaksanakan secara serentak pada 26 November 2024. Pilkada serentak 2024 di seluruh Indonesia, rencananya akan dilaksanakan setelah pelaksanaan Pileg dan Pilpres pada 14 Maret 2024.

“Dipersiapkan saja di daerah dengan baik. Nanti kita buat rancangannya. Dalam desain itu akan terlihat mana peran Pemerintah Pusat, dan Pemda,” kata Ketua Komisi II DPR RI, Dr. H. Ahmad Doli Kurnia Tandjung dikonfirmasi usai kunjungan kerja di Kantor Gubernur, Senin, 12 April 2021.

Iklan

Ia menjelaskan, Komisi II DPR RI telah membentuk Tim Kerja yang akan merancang dan menyusun desain Pemilu serentak 2024. Tim Kerja tersebut terdiri dari Komisi II DPR RI, Kemendagri, KPU, Bawaslu, dan DKPP.

“Pemilu serentak 2024 itu adalah sejarah baru karena baru pertama Indonesia menyelenggarakan Pemilu dalam satu tahun penuh. Mulai dari Pileg, Pilpres, dan Pilkada pada Maret dan November,” katanya.

Ia mengatakan Pemilu serentak 2024 merupakan pekerjaan yang sangat berat. Sehingga, harus disusun dan didesain dari sekarang. “Mulai dicicil persiapannya supaya tidak menumpuk nanti. Tim Kerja mulai bekerja minggu ini selama masa reses. Sehingga setelah masa sidang berikutnya ada bahan-bahan yang dalam rapat kerja dan memutuskan konsep dan desain yang fix, tentu dengan tahapan dan waktu pelaksanaan Pemilu,” terangnya.

Terkait dengan adanya usulan agar Pilkada 2024 dibiayai oleh APBN, Doli mengatakan hal itu tidak mungkin. Memang, katanya, dulu ada wacana bahwa seluruh penyelenggaraan Pemilu Kepala Daerah diakomodir di APBN jika  terjadi revisi UU Pemilu.

“Karena tak ada revisi UU, tetap pada ketentuan semula. Kemarin juga KPU sedang mengajukan anggaran. Itu juga akan dievaluasi Tim Kerja. Mereka mengajukan dana APBN Rp86 triliun lebih dan APBD Rp26 triliun lebih,” sebutnya. (nas)

Advertisementfiling laporan pajak ucapan idul fitri ucapan idul fitri Jasa Pembuatan Website Profesional