NTB Care Jadi Saluran Solusi Masalah Sosial Masyarakat NTB

Kadis Kominfotik Provinsi NTB Najamuddin Amy saat menyampaikan paparan.Foto :Diskominfotik

Mataram (Suara NTB) NTB Care adalah inovasi Pemprov NTB sebagai media aspirasi dan layanan komunikasi dua arah antara Pemimpin dengan masyarakat NTB.

Berbagai pengaduan dan informasi terkait layanan pemerintahan,pembangunan sosial kemasyarakatan dan sebagainya di terima untuk diselesaikan oleh pemerintah.

Iklan

Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik(Diskominfotik) Provinsi NTB sebagai pengampu program unggulan NTB Care, terus berikhtiar dalam memperkuat dan menggencarkan sosialisasi untuk meningkatkan literasi dan pengetahuan masyarakat tentang program-program unggulan sesuai RPJMD NTB Tahun 2019-2023.

“Salah satunya adalah pemanfaatan aplikasi NTB Care sebagai media untuk menampung dan menangani pengaduan masyarakat terkait berbagai masalah layanan public,” kata Kepala Diskominfotik NTB, Dr. Najamuddin Amy, Senin, 22 November 2021 saat membuka Sosialisasi NTB Care dan layanan pengaduan masyarakat lainnya di Aula Kantor Diskominfotik NTB.

Program ini sekaligus wujud pemerintah Provinsi NTB hadir untuk mau mendengar keluh kesah dan menampung ide- ide baik dari masyarakat sebagai bahan untuk menyempurnakan kebijakan dan program-program.

Dihadapan peserta sosialisasi yang terdiri dari para admin di masing-masing OPD Pemprov NTB, NajamuddiN Amy menambahkan,  NTB Care merupakan jawaban pasti atas kerisauan atau pun kebingungan masyarakat untuk menyampaikan aspirasinya kepada pemerintah agar dapat di tindaklanjuti.

Ia menambahkan, NTB Care menjadi sangat urgen karena pekerjaan ini merupakan pekerjaan kemanusiaan, pencerahan, literasi, edukasi kepada masyarakat.

Bilabergulir informasi yang tidak jelas terkait atau yang bersentuhan dengan OPD masing-masing, maka kewajiban para Admin PPID/OPD masing-masing untuk menjelaskan ataupun meluruskannya agar informasi itu itu tidak membias kemana-mana.

“Itulah sebabnya kami di Diskominfotik NTB ini setiap apel pagi Senin itu ASN dan Non ASN itu dituntut untuk aktif bermedia sosial agar informasi yang kurang baik tentang NTB bisa dijawab dengan cepat dan tepat. Semua itu bisa kita lakukan karena kita memiliki data dan informasi yang kita miliki,” kata Najam. (tim)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional