Nobar Film G300S/PKI untuk Ingatkan Generasi Muda

Mataram (Suara NTB) – Masyarakat dan prajurit membanjiri lapangan Sangkareang, Mataram Sabtu, 30 September 2017. Tempat dihelatnya nonton bareng film Penumpasan Pengkhianatan G30S/PKI.

Pagelaran nonton bareng  dihadiri Danrem 162/WB, Kolonel Inf H Farid Makruf, Danlanud Rembiga, Kolonel Pnb Dodi Fernando, dan Danlanal Mataram, Kolonel Mar Djentayu Suprihandoko.

Iklan

“Kegiatan ini diperintahkan Panglima TNI untuk mengingatkan generasi muda agar peristiwa pada tahun 1965 itu tidak terulang kembali,” kata Farid di sela-sela kegiatan.

Film berdurasi 217 menit besutan sutradara Jajang C Noer produksi 1984 lalu itu diputar sekitar pukul 21.00 Wita. Empat layar tancap disediakan untuk memutar film pembunuhan tujuh jenderal pada tahun 1965, penonton yang hadir mencapai ratusan orang.

Nonton bareng itu juga digelar di enam Kodim jajaran Korem 162/WB se-NTB sampai tingkat Koramil di tiap Kecamatan. Danrem mengatakan, kegiatan itu nantinya akan dilanjutkan dengan parade kekuatan militer Indonesia di tiap provinsi saat HUT TNI ke-72 5 Oktober 2017 mendatang.

Sebab, menurutnya gerakan PKI yang dituding dalang dan pelaku pembunuhan tujuh jenderal secara keji di Jakarta dan Yogyakarta pada 1965 silam, kini mulai beranjak dengan eskalasi meningkat.

Dari catatannya, selama 2016 ada 11 kasus munculnya komunis dalam bentuk simbol-simbol seperti kaos, selebaran, stiker, dan bendera. Sementara pada 2017 tercatat sampai September mencapai 8 kasus.

“Artinya apa, gerakan itu ada. Tapi itu tidak bisa kita ungkap ke publik rincinya seperti apa. Jadi ini untuk mencegah komunis gaya baru yang akan mengganti ideologi pancasila agar tidak semakin berkembang,” tandas Farid. (why)

 

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional