Ngamuk di Bandara, Bule Pembuat Heboh Dibawa ke RSJ

Mataram (suarantb.com) – Johanna Karoliina, bule pembuat heboh di Dasan Agung pada 5 Oktober 2016 lalu, rencana dipulangkan ke negara asalnya Finlandia. Pihak Imigrasi Kelas I Mataram rencananya akan mendeportasikannya pada 17 Oktober 2016 kemarin. Namun, saat hendak dideportasi, bule tersebut kembali berbuat ulah di Lombok Internasional Airport (LIA).

“Pada saat proses pemulangan, di check in counter bandara, yang bersangkutan berulah lagi. Sehingga pihak airlines keberatan untuk membawanya. Takut berulah lagi,” ujar Kasi Pengawas dan Penindakan Keimigrasian (Wasdakim) Kantor Imigrasi Kelas I Mataram, R. Agung Wibowo saat ditemui di ruang kerjannya, Kamis, 27 Oktober 2016.

Iklan

Pihak Imigrasi kemudian membawa kembali Johanna ke kantor Imigrasi. Esok harinya, Johanna kemudian diantar ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Mutiara Sukma Provinsi NTB. “Kita bawa ke RSJ karena dia berulah lagi. Dia teriak-teriak di bandara,” terang Agung.

Agung sebelumnya telah meminta keluarga Johanna melalui pihak Kedutaan Finlandia untuk memonitor ke rumah sakit. Namun hingga kini belum ada kabar kedatangan pihak keluarga maupun kedutaan.

Sebelumnya, Johanna yang saat itu menginap di Motel Langko 28 Mataram, keluar dari tempat penginapannya dan berbuat ulah di Dasan Agung. Johanna dengan menggunakan pakaian serba hitam dan transparan berkeliling kampung sambil berjoget layaknya orang gila.

Johanna juga sempat mengambil pisang milik seorang pedagang tanpa membayarnya. Saat ditegur warga, Johanna Nampak acuh dan melanjutkan perjalanannya keliling Dasan Agung. Hingga pihak kepolisian kemudian membawanya ke kantor Imigrasi. (szr)