Nenek 60 Tahun Ditemukan Meninggal di Tengah Sawah

Nenek 60 Tahun Ditemukan Meninggal di Tengah Sawah

Praya (Suara NTB) – Warga Dusun Bare Untung Desa Bujak Kecamatan Batukliag, Lombok Tengah (Loteng) digegerkan kasus penemuan mayat di tengah sawah desa setempat, Minggu, 1 Agustus 2021 malam. Mayat yang diketahui bernama Inaq Marni tersebut ditemukan dengan keadaan bagian kepala dipenuhi darah. Polisi kini masih menyelidiki penyebab kematian nenek berusia 60 tahun tersebut.

Dari keterangan polisi diperoleh informasi bahwa korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 19.30 Wita, setelah sejak pagi meninggalkan rumah untuk pergi berladang melihat tanam padi serta serta kacang tanahnya. “Yang pertama kali menemukan korban ialah anak kandungnya,” sebut Kapolres Loteng AKBP Esty Setyo Nugroho, SIK., melalui Kapolsek Batukliang, Iptu Gede Gisiyasa, SH., Senin, 2 Agustus 2021 pagi.

Iklan

Bermula saat korban pergi berlandang seperti biasanya. Namun kali ini, korban yang biasanya sore hari sudah pulang ke rumah, justru belum nampak di rumahnya hingga malam hari. Selepas magrib, anak korban, Martawan berinisiatif untuk mencari korban ke rumah beberapa keluarganya. Namun korban tidak ditemukan.

Sampai akhrnya anak korban berinsiatif mencari korban di sawah milikya. Sesampainya di sawah, anak korban juga tidak menemukan siapa-siapa. Perlahan anak korban menyisir area persawahan dan betapa kagetnya, ketika di salah satu sudut sawah ia menemukan ibunya tergeletak. Ia langsung memeriksa kondisi korban yang ternyata sudah tidak bernyawa.

Anak korban kian kaget, begitu memeriksa bagian kepala korban yang penuh dengan darah di bagian wajahnya. Menyaksikan hal itu, anak korban langsung meminta bantuan warga sekitar. Tidak lama berselang, warga pun berbondong-bondong mendatangi lokasi kejadian. Kabar penemuan mayat tersebut dalam sekejap langsung tersebar luas, hingga membuat warga desa geger.

Polisi yang mendapat laporan tiba di lokasi kejadian beberapa saat kemudian guna melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). “Saksi yang berinisiatif untuk mencari korban ke sawah miliknya yang berada tidak jauh dari rumahnya, menemukan ibunya terlentang dengan posisi miring di pematang sawah,” kata Gisiyasa.

Sembari melakukan olah TKP, polisi bersama warga langsung mengevakuasi korban untuk selanjutnya dibawa ke Puskesmas Matang, guna indentifikasi awal. Setelah itu, tubuh korban langsung di bawa RS Bhayangkara Mataram. “Untuk keperluan autopsy, jenazah korban sudah dibawa ke RS Bhayangkara Mataram,” jelas Gisiyasa sembari menambahkan, penyebab meninggalnya korban masih dalam proses penyelidikan, serta akan menyelidiki ada atau tidaknya unsur pidana. (kir)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional