Narkoba Senilai Rp 122 Juta Dimusnahkan

Barang bukti narkoba jenis sabu-sabu dimusnahkan Satresnarkoba Polres Loteng, Rabu, 18 Maret 2020.

Praya (Suara NTB) – Jajaran Satuan Reserse Narkoba Polres Lombok Tengah (Loteng) melakukan pemusnahan barang bukti berupa narkoba jenis sabu-sabu, Rabu, 18 Maret 2020. Pemusnahan narkoba seberat 116,5 gram seharga Rp 122 juta ini dimusnahkan dengan disaksikan perwakilan Kejaksaan Negeri (Kejari) Praya, Pengadilan Negeri (PN) Praya serta dua tersangka pemilik barang haram.

“Narkoba yang kita musnahkan ini merupakan barang bukti dari hasil pengungkapan dua kasus dugaan peredaran narkoba. Dengan tersangka AH asal Janapria serta AS warga Desa Jago Praya,” terang Kasat Resnarkoba Polres Loteng, Iptu Hizkia Siagian, S.T.K.SIK., kepada wartawan.

Iklan

Narkoba paling banyak dari tersangka AH, sebanyak sekitar 115 gram. Sementara dari tersangka AS hanya 2,5 gram. Pemusnahan di awal dilakukan untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan terkait keberadaan barang bukti tersebut. Mengingat, barang bukti yang ada cukup banyak. Nilainya juga besar.

Tapi karena kasusnya masih proses penyelidikan, maka tidak seluruh barang bukti dimusnahkan, karena masih ada yang disisihkan sebagai barang bukti pada saat proses peradilan nantinya. “Tidak semua kita musnahkan. Ada yang kita sisihkan untuk keperluan penyelidikan dan saat proses peradilan berlangsung nantinya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, untuk para tersangka saat ini masih berstatus tahanan Polres Loteng, karena berkas perkara kedua kasus ini masih belum dinyatakan lengkap oleh pihak jaksa. Nantinya kalau berkasnya sudah dinyatakan lengkap, baru akan dilimpahkan ke jaksa dan, semua kewenangan menjadi kewenangan dari jaksa.

Kedua tersangka kini terancam hukuman berat dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun dan maksimal 20 tahun bagi tersangka AS. Sementara untuk tersangka AH, ancaman hukuman lebih berat lagi, minimal 5 tahun sampai kurugan seumur hidup.

AH ditangkap di sekitaran wilayah Desa Janapria awal bulan kemarin. Kala itu, AH ditangkap saat baru saja mengambil kiriman paket narkoba jenis sabu-sabu tersebut. Awalnya, narkoba ini hendak diedarkan di wilayah Kabupaten Lombok Timur (Lotim), tapi keburu ditangkap aparat Polres Loteng. (kir)

Advertisementfiling laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional