Narkoba Diyakini Tak Pengaruhi Predikat Wisata Halal di NTB

Mataram (suarantb) – Penangkapan Ketua Persatuan Artis Film Indonesia(Parfi), GB bersama istrinya, DA dan sejumlah rekannya yang lain membuat prihatin banyak pihak. Tidak terkecuali Ketua Parfi NTB, Lalu Winengan.

Namun, menurut Winengan, penangkapan para artis yang terindikasi menggunakan narkoba tidak akan berdampak pada rusaknya citra wisata halal yang dibangun Pemprov NTB.

Iklan

“Tidak ada kaitan antara wisata halal dan narkoba. Itu beda kasus. Kecuali pada saat kongres ada penyediaan narkoba. Kalau ada pihak yang mengatakan berdampak pada wisata halal itu cuma cari sensasi,” tegas Winengan seusai menjenguk GB di Sat Narkoba Polres Mataram (30/8).

Sebelumnya, Anggota DPRD Provinsi NTB, TGH. Hazmi Hamzar dan H. Burhanuddin sempat melontarkan pernyataan bahwa penangkapan GB beserta artis lainnya dapat merusak citra wisata halal NTB, pasalnya media-media nasional menyoroti kasus tersebut. Hal ini dikhawatirkan akan berimbas pada sektor pariwisata.

Kendati demikian Winengan turut menyayangkan tertangkapnya GB yang sedang mengonsumsi narkoba. “Kalau itu tetap sebagai manusia saya sayangkan. Kan teman-teman tahu saya paling keras tentang narkoba,” ucapnya.

Winengan yang juga ketua panitia penyelenggaraan kongres Parfi mengambantah dinilai kecolongan dalam terpilihnya GB sebagai Ketua Parfi periode kedua yang terindikasi pengguna narkoba. Menurutnya, GB telah menjalani tes kesehatan dan terbukti bebas dari pengaruh narkoba.

“Ketika pembacaan syarat-syarat calon, hasil tes kesehatan di rumah sakit di Jakarta, dia negatif dari penggunaan narkoba. Karena persyaratan menjadi ketua umum adalah bebas narkoba,” jelasnya.

Diketahui GB tertangkap di salah satu hotel yang ada di Mataram. GB ditangkap  bersama sepuluh orang lainnya termasuk istrinya. Hingga saat ini diketahui sebanyak enam orang positif menggunakan narkoba dari hasil tes urin. (szr)