Nakes Diminta Terus Identifikasi Pusat Penularan Covid-19

0
Data Covid-19 per 1 November 2020 (Suara NTB/satgascovidntb)

Mataram (Suara NTB) – Petugas kesehatan (Naker) di kabupaten/kota di NTB terus diminta melakukan identifikasi epicentrum penularan setempat Covid-19. Langkah ini harus dilakukan untuk tindakan pencegahan dan pengendalian penyebaran Covid-19.

Demikian disampaikan, Sekretaris Daerah (Sekda) NTB, selaku Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas (Satgas) Provinsi NTB, Drs,H.L.Gita Ariadi, M.Si di Mataram, Minggu, 1 November 2020. Gita menyebutkan, jumlah kasus suspek Covid-19 di NTB sebanyak 12.462 orang dengan perincian 280 orang (2%) masih dalam isolasi, 64 orang (1%) masih berstatus probable, 12.118 orang (97%) sudah discarded.

IKLAN

Sementara, jumlah kontak erat yaitu orang yang kontak erat dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 31.362 orang, terdiri dari 2.000 orang (6%) masih dalam karantina dan 29.362 orang (94%) selesai karantina. Kemudian pelaku perjalanan yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 90.213 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 1.348 orang (2%), dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 88.865 orang (98%).

Menyikapi hal itu, Gita mengimbau seluruh masyarakat agar tetap waspada dan mematuhi protokol kesehatan dalam setiap aktivitas sosial dan ekonomi. ‘’Mari bersama mencegah penularan Covid-19, mulai dari penggunaan masker, rajin cuci tangan menggunakan sabun atau hand sanitizer, menjaga jarak atau menghindari kerumunan dan membudayakan pola hidup bersih dan sehat,’’ pesan Sekda.

Dengan menerapkan protokol kesehatan diyakini Sekda, masyarakat  akan tetap bisa aman dan produktif dalam tatanan baru kehidupan di tengah pandemi Covid-19 ini. Gita juga mengapresiasi masyarakat yang telah mengikuti imbauan pemerintah dan disiplin melaksanakan protokol kesehatan.

‘’Terima kasih juga kepada seluruh petugas, baik dari jajaran Pemerintah Provinsi dan kabupaten/kota se-NTB juga kepada aparat TNI dan Polri serta seluruh petugas kesehatan dan aparat terkait lainnya. Mari kita terus memperkuat kolaborasi, kerja sama dan tetap semangat untuk melakukan pembinaan, sosialisasi dan edukasi secara humanis dan persuasif untuk meminimalisir jatuhnya korban akibat Covid-19,’’ ajaknya.

Pada Minggu, 1 November 2020, telah diperiksa di Laboratorium PCR RSUD Kota Mataram dan Laboratorium TCM RSUD Kota Bima sebanyak 7 (tujuh) sampel dengan hasil 5 (lima) sampel negatif, tidak ada sampel positif ulangan, dan 2 (dua) sampel kasus baru positif Covid-19.

Sehingga jumlah pasien positif Covid-19 di NTB sampai data Minggu, 1 November 2020, sebanyak 3.992 orang. Dengan perincian 3.277 orang sudah sembuh, 222 meninggal dunia, serta 493 orang masih positif. Untuk mencegah penularan dan deteksi dini penularan Covid-19, petugas kesehatan tetap melakukan contact tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan pasien terkonfirmasi positif. (r)