Nakes di Kota Bima Divaksin Dosis Ketiga

Ahmad (Suara NTB/Jun)

Bima (Suara NTB) – Tenaga Kesahatan (Nakes) yang terlibat penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) di Kota Bima, akan divaksin untuk dosis Ke-3. Penyuntikan vaksin jenis Moderna buatan Amerika itu, dilakukan untuk membentuk sistim kekebalan tubuh maksimal. Pasalnya, mereka merupakan kelompok dengan resiko tinggi tertular Covid-19.

Sekretaris Dinas Kesehatan (Dikes) Kota Bima, Ahmad, S. Sos., kepada Suara NTB di kantornya, Jumat, 6 Agustus 2021 membenarkan adanya program vaksinasi tahap ketiga itu.

Iklan

Namun demikian, vaksin tersebut hanya diprioritaskan bagi nakes yang kontak erat dengan pasien Covid-19 di rumah sakit dan puskesmas. “Vaksin Moderna ini khusus untuk nakes, terutama yang sudah tiga bulan mendapat dua kali vaksin,” terangnya.

Vaksin Moderna buatan Amerika ini, lanjut Ahmad, sengaja diberikan pada nakes agar terbentuk kekebalan tubuh maksimal. Karena dengan efikasi 93 persen, anti bodi mereka akan lebih tangguh dari serangan Covid-19.

Untuk tahap awal, telah tersedia di gudang penyimpanan sejumlah 60 vial. Dalam satuan berisi 14-15 dosis. Artinya stok yang ada saat ini cukup untuk mengimunisasi 840 orang tenaga kesehatan di rumah sakit dan puskesmas. “Kalau masyarakat hanya dua kali, nakes harus ekstra karena dia kontak langsung dengan pasien Covid-19,” jelasnya.

Kota Bima, sebut Ahmad, memiliki sekitar 1.000 lebih nakes, tetapi karena stok vaksin Moderna  terbatas skala prioritas yakni mereka yang bersentuhan langsung dengan pasien.

Menyangkut waktu pelaksanaan, ia belum bisa memastikan. Hanya saja, diupayakan cepat agar nakes terlindungi di tengah lonjakan kasus positif selama beberapa bulan terakhir.

Sementara disinggung capaian vaksinasi untuk masyarakat umum dan pelayan publik, Ahmad menegaskan, dari target 80 persen baru tersentuh sekitar 40 persen. Komitmennya, target tersebut tuntas akhir tahun ini asalkan pasokan vaksin terpenuhi. “Selain masyarakat memang ada informasi juga untuk ibu hamil, cuma kami belum dapat surat perintah resmi dari Kementerian,” pungkasnya. (jun)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional