Najamudin Ingin Rebut Ketua DPW PAN NTB

TGH. Najamudin Mustafa (Suara NTB/ndi)

Mataram (Suara NTB) – Meskipun tergolong sebagai pendatang baru di Partai Amanat Nasional (PAN). TGH. Najamuddin Mustafa cukup percaya diri untuk ikut mencalonkan diri sebagai formatur dalam pemilihan Ketua DPW PAN NTB yang akan digelar bulan Agustus ini.

Ia mengaku tak terbebani secara psikologis meskipun ia harus bersaing dengan sejumlah kader senior PAN. Salah satunya ketua DPW PAN NTB saat ini, H. Muazzim. Akbar Dikatakan Najamuddin, ikhtiarnya ikut tampil mencalonkan diri karena ia juga ingin mengambil peran yang lebih strategi supaya bisa lebih maksimal membesarkan PAN.

Iklan

“Tidak ada hambatan psikologis, saya diperbolehkan ikut maju, meskipun saya orang baru tidak ada suara miring, sama orang lama tidak ada perbedaan, saya malah di PAN itu tidak dianggap sebagai orang baru,” katanya saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Senin, 10 Agustus 2020.

Najamuddin mengaku, langkahnya ikut mencalonkan diri tidak sekedar untuk meramaikan bursa pencalonan Ketua DPW PAN NTB. Dia menegaskan dirinya sangat serius untuk bersaing dengan kader PAN lain dalam Muswil mendatang.

“Saya maju itu serius, kan kita keluarkan uang pendaftaran, saya mendaftar nomor dua di sana. Jadi itu bentuk keseriusan saya. Komunikasi saya dengan DPP juga sangat bagus, dan DPP sangat setuju saya juga ikut maju mencalonkan diri,” jelasnya.

Lebih lanjut disampaikan anggota DPRD Provinsi NTB itu, bahwa pada dasarnya dia bukanlah orang baru dalam dunia politik. Jikalau mengukur tingkat keseniorannya di politik, dia satu angkatan dengan Muazzim Akbar. Sebab dirinya juga pernah menjadi Ketua DPW salah satu partai politik di NTB.

“Makanya saya dalam PAN itu dianggap bukan orang baru, ada pengalaman kerja, kesenioran memimpin partai, saya sama dengan Muazzim. Saya kan dulu Ketua DPW PKB NTB, sama-sama jadi ketua sama Muazzim,” katanya.

Kini pihaknya hanya tinggal menunggu penjadwalan pelaksanaan Muswil dari DPP. Sebab sebelumnya direncanakan akan digelar pada tanggal 8 Agustus kemarin, akan tetapi karena DPP belum berkesempatan untuk bisa hadir, maka Muswil ditunda. pungkasnya. (ndi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here